Diksi Merah Jambu

Diksi Merah Jambu

  • WpView
    Reads 1,961
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 18, 2020
[Antologi Puisi] ◆Tekanlah aku, masukkan ke dalam perpustakaanmu, maka kamu akan kubawa tenggelam ke dalam lautanku, lautan imajinasi yang akan menuntunmu ke palung penuh diksi.◆ ◆Setiap filantropi mempunyai ceritanya sendiri; tertuang dalam diksi abstraksi yang dieksekusi ke dalam karya sastra bernama puisi.◆ ================================= ♛Antologi ini berisi berbagai macam jenis puisi, prosa, dan sajak tentang kebucinan, keluarga, dan kadang random😔 ♛Puisi yang ada di sini dicampur, yaitu semenjak diriku buta literasi, dan saat ini yang masih belajar merangkai diksi demi sang pujaan hati😳 *abaikan cuma curhat Enjoy! || Puisi || Sajak || Prosa
All Rights Reserved
#242
sendu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Luka Lara Luna || END
  • [✅] WITH YOU
  • BAPER {SELESAI}
  • KIARA [End]
  • Indonesian Poetry
  • Aksara Tak Bertuan
  • Rustic Jam [END]
  • Selaksa Noktah (END)

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines