HIM
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 25, 2018
"aku mesti apa supaya kamu berhenti menangis?" "apa kita harus seperti dulu??" "kamu sudah tau kan alasan nya" rasa sakit ini terlalu lama untuk dipendam,biarkan saja dipendam bahkan banyak yg menginginkan kita untuk tidak bersatu.bahkan takdir pun rasanya tak ingin kita bersama.sekalipun kita egois untuk bersama,rintangan trus melanda. *Read this story from down😋😅
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAK UNTUK BUNUH DIRI
  • luka sekaligus obatnya (end)
  • KAYGAR [ON GOING]
  • Before Goodbye
  • I WISH bahagia bersama orang-orang yang kusayang
  • why ?? (completed)
  • kau bukan rumah

kenapa masih mempertahankan hidup, saat kehidupan kita sudah sangat memuakkan, tak lagi menarik, membosankan, begitu menyakitkan untuk dijalani, terlalu banyak kerusakan emosional, sudah tak lagi menyenangkan, hambar, dan begitu banyak tekanan dari segala arah? kita tak butuh ceramah orang lain soal kehidupan kita. saat masyarakat, teman, keluarga, hanyalah bagian dari hubungan yang saling mengabaikan dan tak peduli. untuk apa peduli dengan perkataan orang lain? bunuh dirimu sendiri. bebaskan dirimu dari rasa sakit. dan akhiri omong kosong khayalan mengenai hubungan sosial yang layak di abad semacam ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines