Si Bantet My Mine!

Si Bantet My Mine!

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 21, 2019
Seorang namja yang dingin, jutek, cuek, datar, mirip kaya papan triplek berjalan, tapi lucu, cute dan ambekan. Terus gimana caranya dia bisa nembak seorang yeoja yang bawel, manja, jail, galak dan nyebelin? Bahasa Campur Aduk📛 Penulis abal-abal🚩📝 Cerita absurd⚠ Chapter pendek✔ Slow Update💠✔
All Rights Reserved
#440
carat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na & Liu
  • Because This Is Our First Life [ ✓ ]
  • Mafia (END)
  • I Love My Seniors
  • MIRROR | Jay ✓
  • Hidden Line [OngWink Ft NielWoon]
  • YOU AND ME ||《 JJK X Y/N✔》[END]
  • ³⁶⁰°𝐃𝐞𝐯𝐢𝐥 𝐭𝐨 𝐀𝐧𝐠𝐞𝐥 - 𝐏𝐚𝐫𝐤 𝐉𝐢𝐦𝐢𝐧 [𝐄𝐍𝐃✓]
  • NOJAM & JAEMIN
  • My Prince Boy [TERBIT]
Na & Liu

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".

More details
WpActionLinkContent Guidelines