His touch, Her desire

His touch, Her desire

  • WpView
    LECTURES 519,192
  • WpVote
    Votes 19,807
  • WpPart
    Chapitres 44
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mai 12, 2025
21+ Jarak usia yang cukup jauh membuat Dimas tak pernah menganggap Petra sebagai lebih dari sekadar kenangan masa kecil. Namun, ketika mereka bertemu kembali, waktu telah mengubah segalanya. Petra tumbuh menjadi gadis yang berhasil meruntuhkan pertahanannya. Bahkan, pada pertemuan pertama mereka, Dimas kehilangan kendali, dia menyeret Petra ke dalam sebuah ciuman yang melanggar semua batasan. Dimas benar-benar tenggelam dalam pesona gadis berusia 19 tahun itu. Hingga keadaan memaksa mereka untuk menikah. Dimas, yang kini terikat dengan Petra, tak segan menunjukkan sisi lain dari dirinya, sisi yang penuh gairah dan berbahaya, yang membuat Petra harus berhadapan dengan perasaan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • DisAddict [TAMAT]
  • YS [1] // Maps (M)
  • Eccedentesiast
  • Jerat
  • The Unwritten Rule [21+]
  • ALA
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • Mr. & Mrs Albrecht

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu