His touch, Her desire

His touch, Her desire

  • WpView
    Reads 519,219
  • WpVote
    Votes 19,807
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 12, 2025
21+ Jarak usia yang cukup jauh membuat Dimas tak pernah menganggap Petra sebagai lebih dari sekadar kenangan masa kecil. Namun, ketika mereka bertemu kembali, waktu telah mengubah segalanya. Petra tumbuh menjadi gadis yang berhasil meruntuhkan pertahanannya. Bahkan, pada pertemuan pertama mereka, Dimas kehilangan kendali, dia menyeret Petra ke dalam sebuah ciuman yang melanggar semua batasan. Dimas benar-benar tenggelam dalam pesona gadis berusia 19 tahun itu. Hingga keadaan memaksa mereka untuk menikah. Dimas, yang kini terikat dengan Petra, tak segan menunjukkan sisi lain dari dirinya, sisi yang penuh gairah dan berbahaya, yang membuat Petra harus berhadapan dengan perasaan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eccedentesiast
  • DisAddict [TAMAT]
  • ZERGAN
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Jerat
  • Setelah Menikah
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • [COMPLETED] 7 Days

Itu sebutanku untuk diriku sendiri "eccedentesiast" dimana seseorang menyembunyikan kesakitannya dibalik senyuman. -Rebecca Tanur Deacon- Dulu ia adalah orang yang jahat, hatinya dipenuhi dendam yang tak berkesudahan. Tapi seiring berjalannya waktu ia sadar jika dendam hanya akan menambah luka dihidupnya. Awalnya ia berharap jika berubah menjadi lebih baik akan mendatangkan kebahagiaan untuknya, tapi nyatanya tidak. Luka hatinya semakin bertambah saat pria yang membuatnya bertekad untuk menjadi lebih baik sekaligus pria yang dicintainya dengan tulus, mengkhianatinya. Hatinya perlahan mati rasa saat ia menikah dengan pria itu karena bayi yang dikandungnya. Ia harus rela saat menjadi istri kedua pria itu. Dan darisinilah, ia mulai lihai bermain peran, bermain diatas kesakitan dibalik senyumannya. Tapi sampai kapankah ia akan bermain dalam kubangan kemunafikkan?? Apakah sampai hatinya mati rasa total? Entahlah tak ada yang tahu. Tapi satu hal yang pasti tak ada manusia yang dapat hidup dengan topeng selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines