REMA
  • WpView
    Membaca 1,155
  • WpVote
    Vote 249
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadLengkap Min, Mei 10, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cover by: @ryan_ourdream7 (IG) "Cinta pada pandangan pertama adalah cinta yang paling jujur. Cinta yang lepas dari topeng dan kepura-puraan hubungan" ----------- Seperti itu lah yang dirasakan Melvino Alvis Rei saat pertama kali ia bertemu dengannya. Maisa Annora Valencia. Keluarga Rei menjadi dekat dengan Mai, karena ibu mereka yang setelah lama tidak bertemu, dipertemukan lagi oleh Tuhan di SMA milik tante Rei. SMA Kusuma Wijaya. Sifat mereka berdua saling bertolak belakang. Yang satu kalo ngomong bisa judes plus pedes. Yang satunya lagi ramah sama semua orang. Ini adalah kisah tentang mereka. Rei dan Mai. Rei yang tulus menyayangi Mai. Dan Mai yang akhirnya luluh dan menjawab perasaan Rei dengan tulus.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#16
mai
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BLUFF
  • GALANG [SELESAI]
  • SORAYA✔ [End]
  • PROM NIGHT HIGH SCHOOL [END]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • RALINE (Tamat)
  • NARAFA
  • Possessive Badboy [END]
  • Forever With You
BLUFF

Rei jatuh cinta pada pandangan pertama. Atau setidaknya, itulah yang ingin dia tunjukkan kepada Aldan, murid dingin dan tampak tertutup di sekolah yang langsung jadi pusat perhatian Rei sejak hari pertama. Dengan senyumnya yang ceria, dia mulai mendekati Aldan, seolah sedang menjalani kisah cinta remaja yang biasa. Tapi apa benar sesimpel itu? Sekolah ini menyimpan luka lama, dan dia datang bukan untuk bersenang-senang. Semakin lama dia berada di sana, semakin banyak hal yang tidak sesuai dengan dugaannya. Rahasia demi rahasia mulai terbuka, membuatnya bertanya-tanya: siapa sebenarnya yang sedang bermain di sini? Dan pada akhirnya, apakah dia cukup siap menghadapi apa yang akan dia temukan? Karena dalam permainan ini, bukan hanya kebenaran yang dipertaruhkan, tetapi juga dirinya sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan