Dalam Hati Saja

Dalam Hati Saja

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2020
Orang bilang, "Cinta itu tak harus memiliki". Ya, ku kira mungkin itu benar. Ahhh tidak sepenuhnya benar ku kira. Nyatanya, mencintai tanpa dicintai itu terlalu sulit. Apalagi jika harus merelakan cinta untuk orang lain. Ribuan kali aku coba meyakinkan diri bahwa mungkin bukan dia jodohku. Jutaan kali aku coba berpura-pura tak mencintainya. Toh semuanya berakhir sia-sia. Aku masih bahkan semakin mencintainya. Sampai kapan aku mampu bertahan dalam situasi ini? Mampukan aku terus menyembunyikan cinta ini 'dalam hati saja'? Part One Soon
All Rights Reserved
#515
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend's Zone's
  • Erlangga
  • Secret Admirer
  • You're Here, But Not For Me
  • Senja Dan Jingga
  • Rahasia Hati (END)
  • Silent Love
  • Traces in the Light
  • CHRONOPHILE
  • Takdir Terbaik

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines