Story cover for Becoming C [DISCONTINUED] by chelludyyy
Becoming C [DISCONTINUED]
  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Jun 16, 2018
Jangan menilai seseorang hanya dari cerita yang kau dengar atau yang kau baca. Karena, kau hanya mengetahui secuil dari ceritanya, bukan keseluruhan cerita, atau lebih tepatnya; penyebab seseorang seperti itu.

Cerita tentang si kembar empat keturunan Weesley yang baru saja memasuki Sekolah Menengah Pertama. Goldina Wessley dengan wajah manisnya, Audrey Wessley dengan tatapan tajamnya, Arella Wessley dengan keceriaannya, dan Gabriella Wessley dengan senyum yang selalu berada di tengah-tengah pipi chubbynya.

Dengan konflik keluarga yang tidak berujung, hingga munculnya perasaan sayang lebih daripada seorang sahabat.

Hidup adalah tentang pilihan, dijatuhkan atau menjatuhkan, merelakan atau memiliki, dicaci atau mencaci, dilawan atau melawan, menang atau kalah, mencintai atau membenci.
All Rights Reserved
Sign up to add Becoming C [DISCONTINUED] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
9 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Davidson || END by ismiyt08_
63 parts Complete
Proses revisi [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Adizkya Okta Wijaya, seorang Gadis cantik yang memiliki sifat pendiam dan cuek akan sekitarnya. Tapi, itu dulu saat ia belum mengenal Davidson Geraldi Abraham. Seorang cowok tampan dengan sifat konyolnya. Apalagi ia menjabat sebagai ketua OSIS dan kapten basket di sekolahnya. Sekaligus seorang most wanted di ABRM'S High School. "Ck. Baru kali ini ada cewek yang berani ngomong kayak gitu ke gue, dan herannya lagi orang itu masih murid baru." decak David heran. "Oh, ya? Tapi gue ga nanya tuh" "Lo, bener-bener ngeselin yah lama-lama." "Te--" "Ngomong sekali lagi gue cium, lo!" .... Beberapa kutipan pembaca; @anita_zahra12 "Cerita davidson itu menarik banget, dari awal ketemu si david dan kia, perjuangan david biar dapet kia, kesalahan paham antara kia dan david, dan terakhir yg bikin aku ngesad parah yaitu kia lupa ingetan dan david masih setia nunggu kia mengingat memorinya." @IndhLstr12 "Huwaaaaas Ini mestii, harus, wajib, kudu baca deh yg baru gabung Beh sumpah ini cerita bikin perasaan kalian terombang ambing Serius! Seneng, sedih, galau, digantung, rasa pengen mutilasi pun ada di cerita ini Jadi buat kalian yg baru mau baca ceritanya, mending cepetan deh baca Kali aja kan abis ini ada penerbit yang liat, terus mau nerbitin cerita ini. Nah nanti kalian telat bacanya Jadi cepetan deh bacanya Ini bagus banget sih Serius! Gaboong Pokoknya baca!" *** PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!!!! Bagi yang suka cerita cinta anak SMA wajib dan harus baca😇 Oke guys, See you👋
[☑️] Love with Innocent Girl by Dhiyaandina
65 parts Complete
🌻WELCOME TO MY FIRST STORY^^ 🌻 CERITA SUDAH TAMAT [✔️] 🌻 Don't forget for vote and comment, Guys!! 🌻 If you like my story please follow me! Thank you!! 🌻 Semoga betah, HAPPY READING YAW^^ 🥀🥀🥀 Kisah ini menceritakan seorang gadis cantik anak sekolah menengah atas yang menjadi sorotan di sekolahnya lantaran begitu dekat dengan tiga lelaki sekaligus. Lelaki yang merupakan lelaki idaman di sekolah menengah atas Cenderawasih. Satu di antara ketiganya bernama Devano yang merupakan seorang senior yang menjabat sebagai Ketua OSIS yang tentu memiliki kepopuleran yang tiada duanya. Serta dua orang lelaki lainnya yang merupakan seorang junior teman sekelas sang gadis begitu tergila-gila dengan kekaguman terhadap sang gadis lugu. Satu di antara dua remaja laki-laki yang merupakan teman sekelas sang gadis merupakan seorang mantan yang dulu sempat menjalin hubungan dengannya ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama. Dan lelaki satunya dengan nama Aqsha yang merupakan teman sekelas sang gadis dengan memiliki kemampuan indigo. Tanpa disangka rupanya Ayah Aqsha serta Mama gadis pujaan hatinya merupakan seorang teman dekat. Lantas siapakah yang akan dapat meraih hati sang gadis lugu? Akankah sang Ketua OSIS? Teman sekelas sang gadis yang merupakan seorang mantannya? Ataukah teman sekelas sang gadis yang memiliki kemampuan indigo serta anak dari teman Mama sang gadis? Penasaran? Yuk, mampir agar rasa penasaran akan terobati^^ 🥀🥀🥀 HAPPY READING, GUYS♡
You may also like
Slide 1 of 10
GHAVARI  cover
Alphabet cover
Giant Baby [COMPLETED] cover
KISAH cover
DLS [ 2 ] Ansellina  cover
Davidson || END cover
[☑️] Love with Innocent Girl cover
Sahabat dan Cinta cover
LOVE STORY QIANARRA cover
SORRY, I Love You cover

GHAVARI

9 parts Ongoing

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"