Ketika aku pergi(Slow Update)

Ketika aku pergi(Slow Update)

  • WpView
    LECTURAS 1,010
  • WpVote
    Votos 125
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 13, 2019
WpInfo
No ficción
Seorang gadis yang ingin dianggap ada oleh ibunya,gadis yang selalu ditindas,dilupakan dan dikucilkan di dalam keluarganya. "Ku ingin dipeluk dicium oleh ibuku,tapi sepertinya itu hanya mimpi,jika itu benar mimpi tolong jangan bangunkan aku, kuingin tetap di alam mimpi ini" Cerita ini saya ambil dari sebagian kehidupan nyata di sekitar saya,hanya saya kutib beberapa bagian dari kisah nyata yang menurut saya terdapat pelajaran dan motivasi bagi pembaca. Saya membut nama tokoh tidak persis seperti kehidupan nyata. Mohon jangan tanya ini kehidupan nyata siapa ! Karena ini bukan kehidupan seorang saja tapi ini kehidupan puluhan orang di sekitar saya,saya hanya merangkum dalam sebuah cerita dan menambahi cerita agar terlihat lebih nyaman/enak dibaca.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kara: I Left God at The Door
  • I Got You!GEMPA
  • love or dreams
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Till Us LOVE You Semi (Completed)✔
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • Time Loop

Salahkah mereka yang mencoba berpaling? Ataukah mereka memang sudah dibutakan oleh kenikmatan duniawi? Lenaan yang memikat membuat siapa pun rela meninggalkan Tuhannya meski itu hanya di depan pintu. Ambar telah melakukannya. Dia rela meninggalkan Tuhan di depan pintu dengan dalih untuk mengobati luka hatinya. Lalu, bagaimana Ambar harus mempertanggungjawabkan tindakannya itu? Saat mencoba menebus kesalahannya, tamparan nasib membuatnya harus menyaksikan anak-anaknya tewas mengenaskan di tangan anak tertuanya. Mungkinkah ini teguran karena telah meninggalkan Tuhan? Tidak sampai di situ kegetiran hidup yang harus dia rasakan. Anak terakhir Ambar, Kara, kembali mengulang kesalahannya. Saat gadis lugu itu mencoba kembali mengais cinta kasih Tuhan dengan beban turunan yang dia pikul dari orang-orang yang telah meninggalkannya, terpaan badai kehidupan kembali memporakporandaan batinnya. Dapatkah Kara kembali ke jalan yang Tuhan kehendaki dan menjadi hamba yang taat?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido