Kamulah Takdirku!

Kamulah Takdirku!

  • WpView
    Leituras 74,822
  • WpVote
    Votos 3,609
  • WpPart
    Capítulos 40
WpMetadataReadMaduroConcluída qua, jul 1, 2020
''Sebelum janur kuning melengkung gaada tuh kata-kata kalo dia itu milik lo, atau bahkan hak lo. Inget yah status pacar gak menjamin masa depan'' -Aliando Syarief- __________________ Guys ini cerita pertama, gaada niat buat memburuk burukan atau apalah itu, bukan haters siapa pun, kita hanya fans yang menyalurkan imajinasinya lewat bacaan bacaan yang terkadang bikin kesel mungkin?! Semoga suka yah, happy reading!!! ? . . . SLOW RESPON GUYS! ??
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • ELSA [ON GOING]
  • DUNIA PRILLY | [ Completed ]
  • When Me Meet You (again) [END]
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-
  • My Badboy My Husband
  • Just a Fan
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • SORRY
  • Ali, I Love You (END)

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo