Sepasang sepatu

Sepasang sepatu

  • WpView
    přečtení 1,591
  • WpVote
    Hlasy 396
  • WpPart
    Části 12
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, led 1, 2019
WpInfo
Fikce
Romantika
Ini cerita tentang dua sahabat yang selalu bersama tapi tidak pernah akur. Yang selalu berantem, ribut, dan rusuh. Khansa Anggi Quinindya. Prempuan yang anggun dan cantik. Dia tidak hobi masak, tetapi hobi olahraga dan gamers. Siapa sangka si putri anggun ini selalu menang dalam game nya. Iqbal Gibran Alvaro. Lelaki Cassanova yang tampan sekaligus mapan. Meski Iqbal nakal, dia punya kehobian yaitu masak. Masakan nya udah di ekspor keluar negeri mana pun. Iqbal dan Anggi bersahabat sejak kecil. Dari kecil mereka tidak pernah akur, selalu ada yang di permasalahkan. Iqbal menganggap Anggi itu cewek tulen yang tomboy. Tapi Anggi selalu menganggap Iqbal itu aneh. Kebersamaan mereka semakin lama berubah. Iqbal merasakan ada sebuah rasa dengan wanita tomboy ini. Anggi pun juga mempunyai rasa dengan Pria aneh ini. Tetapi rasa cinta pertama Anggi seharus nya Naufal. Tetangga samping rumah Anggi sekaligus Kaka kelas nya. Bagaimana dengan kedepan nya? Apakah Anggi akan terus menerus mencintai Naufal atau berpindah hati dengan Iqbal?
Všechna práva vyhrazena
#434
teenlit
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Hi Bye, Aley!
  • SAGIA ~ Rasa Yang Tiada Akhir ~ END
  • Tiga Serangkai
  • Friendlove [Completed]
  • Angga&Anggie [COMPLETED]
  • AIRLANGGA  |NEW VERSION|
  • Cloud Love (Part 1 Completed)
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • KANTHA [Nikah Muda]

Momen kelulusan di akhir masa SMP, harusnya jadi momen penting bagi Anggi untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Tapi tak disangka, teman terbaiknya-Aley tidak datang di upacara kelulusan dan hanya memberikan sepucuk surat perpisahan. Tiba-tiba dia datang, tiba-tiba dia pergi. Aley, cowok yang baru diketahui Anggi ternyata juga seangkatan dengannya di masa menengah pertama. Aley, cowok dengan dua tongkat penyangga. Sang penulis lagu lewat petikan gitar. Berhasil menyapa dunia beku milik Anggi. Duduk, berkenalan, bercerita. Banyak kisah dan mimpi yang terurai sampai semua hampir membentuk rangkaian kisah. Dan pada akhirnya, Anggi harus menerima bahwa teman singkatnya itu ternyata tidak menetap. Pamit dengan sepucuk surat. Hanya itu yang bisa Anggi kenang. Lalu selanjutnya, hanya malam-malam bertanya kabar tanpa balas. Padahal yang ia tahu, Ale sedang sakit-sakitnya menahan ngilu pada tulang. Ya, tulang yang patah. --- Siakpra©2018

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu