Story cover for Kopi Langit by erwinadimas
Kopi Langit
  • WpView
    Reads 419
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 419
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 17, 2018
Puisi adalah rangkuman kata, dari bahasa yang tak terucap
All Rights Reserved
Sign up to add Kopi Langit to your library and receive updates
or
#578kopi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
Leonids cover
OBSERVE [GeminiFourth]✔️ cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
My SIN (GXG iam Lesbian)  cover
kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2) cover
My Wish cover
Rembulan Yang Sirna cover

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK

2 parts Ongoing

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK -Sebuah Buku Antologi Puisi Kontemplasi Bagaimana Cara Menjadi Manusia Islam Indonesia Yang Selalu Bahagia- Buku Puisi Panjang untuk Hidup yang Pendek bukanlah sekadar barisan rima motivasi yang terpahat dalam 99 puisi di dalamnya. Ia adalah sebuah undangan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, lalu menyelam ke dalam relung batin yang paling sunyi. Di sana, kita akan diajak menanggalkan topeng-topeng ego untuk menemukan hakikat: Bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam tumpukan harta atau kilau takhta, melainkan dalam ketulusan menjadi sebaik-baiknya manusia. Sebab hidup hanyalah mampir minum, pastikan air yang kau sesap adalah mata air kebaikan. Hidup manusia seringkali terasa seperti kedipan mata di hadapan semesta-begitu singkat, ringkih, dan lekas berlalu. Namun, dalam keberadaannya yang pendek itu, tersimpan ruang-ruang tak terbatas untuk menemukan makna. Buku ini hadir sebagai jembatan untuk melintasi ruang tersebut. Melalui kompilasi syair kontemplatif ini, Anda akan diajak merenungi: • Bagaimana membasuh luka masa lalu dengan penerimaan. • Bagaimana menanam benih manfaat di tanah yang gersang. • Bagaimana menemukan kebahagiaan tersuci di tengah ujian yang getir. Bacalah, dan biarkan hidupmu yang pendek ini menjadi puisi yang paling indah untuk dibaca oleh Tuhan dan sesama.