Black Magic

Black Magic

  • WpView
    Reads 1,223
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2020
Dylan menatap Annette dengan nyalang. "Apa maksud kamu aborsi? Kamu hamil?" Annette tidak mengacuhkan perkataan Dylan dan malah berjalan menuju lemari kecil yang menyimpan bajunya. "Annette! Jawab aku! Apa maksudnya aborsi? Kamu yang melakukan aborsi, hah?" "Aku gak bisa lagi sama kita, Dyl." Annette menekankan kata kita ke Dylan. "Semua media yang menyatakan kalau kita 'pasangan teromantis' atau 'pasangan terharmonis' itu bohong. Mereka pikir kita bahagia padahal? Apakah kita bahagia? Engga, Dyl, dan aku ga bisa bawa anak ke tengah-tengah hubungan dan keluarga yang hancur. Aku ga sanggup. Cukup Lauren saja yang akan merasakannya, jangan ada lagi." Dylan menghela napasnya dan meraup wajahnya dengan kasar. "Aku ga tau apa yang terjadi, Net, tapi kalau emang kamu sangat menderita dalam hubungan ini, kalau kamu emang pengen banget cerai dari aku, aku akan mengabulkannya. Tapi dengan satu syarat. Lauren tetap disini sama aku." Hari Minggu pertama di bulan Agustus. Hari itulah terakhir kali Dylan bertemu dengan Annette, dan hari terakhir Annette melihat Dylan dan juga putri kecil mereka, Lauren. Tetapi bagaimana jika 4 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali? Akankah Dylan dan Annette kembali bersama? Akankah Lauren yang kini berumur 7 tahun menerima ibunya yang telah meninggalkannya kembali? Start: 17 Juni 2018
All Rights Reserved
#178
divorce
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • In 5 Minutes
  • Jantung Untuk Ethan | 0.5 (TAMAT)
  • Saatnya Menikah! [Completed]
  • Babies Who Thwarted Engagement
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]
  • Mom, I'm Sorry
  • Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
  • AURORA (PINDAH KE DREAME)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines