Love in love

Love in love

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2020
Percayakah kalian tentang "cinta hadir karna seringnya bertemu ?" Anatha Ramadhania Ardhani (Tata) yang sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan keksaihnya. Berkomitmen mengizinkan keduanya untuk menjalin hubungan dengan orang lain selagi mereka barada di kota masing2. Tata meyakini bahwa cintanya hanya untuk sang kekasih yang jauh disana. Tata bertemu seorang pria yang menurtnya menarik dan memutuskan menjalin hubungan denga pria itu dengan alih-alih hanya selama kekasihnya masih di luar kota. Tapi ternyata cinta yang Tata anggap sebagai pelengkap hari-harinya sudah terlalu besar sehingga ia berusaha menggapai cinta itu namun Tata dihadapkan dengan sebuah keadaan yang sulit Tata bingung, Tata ingin memilih tapi tak ingin kehilangan. Bagaimana kalau Tata pasrah saja dan membiarkan keadaan berubah dengan sendirinya. Yuks dibaca 😚
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Diary Zofanya
  • Talk to You [END]
  • ATHRA (Athan dan Andra) ||•LENGKAP•||
  • Nara
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • ALL ABOUT LOVE
  •  ANATHA
  • light in the dark

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines