Rumput Kusut

Rumput Kusut

  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, set 4, 2018
terlalu banyak masalah untuk masing-masing orang. tapi menurutku setiap masalah adalah cerita. ada yang patut orang lain baca, ada pula yang hanya cukup disimpan sendiri. Hidup seperti rumput, Liar namun terus bertumbuh. Jika kering dan kusut, mereka hanya akan dijadikan makanan ternak. Lalu mereka akan terinjak-injak, dan diabaikan. Namun mereka akan tetap tumbuh, berdiri tegak meskipun tau akhirnya mereka akan diperlakukan sama lagi. Yang pasti tuhan menciptakannya bukan tanpa sebab kan. Karena sebelum gedung-gedung tinggi itu berdiri, mereka lah yang menghijaukan bumi, sampai akhirnya menjadi abu-abu. Tulisan di kertas-kertas yang akan datang, tentunya akan berantakan dan kusut seperti rumput liar yang kering. Namun akan tetap tumbuh dan bergerak.
Todos os Direitos Reservados
#120
kampung
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • The Golden Age
  • BAD GOOD FATHER (END)
  • Brave Alone
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • SOLITUDES
  • GRIZELLE [Completed]
  • Alletarez
  • Bumi & Takdirnya
  • Syal Merah

[Science-Historical fiction] [Sedang dalam tahap revisi besar-besaran] Semua masa di bumi memiliki masalahnya masing-masing. Dan manusia-manusia yang hidup pada masanya, memang ditakdirkan untuk mampu bertahan di masa tersebut. Pallavi baru saja meninggalkan kampung halamannya di Indonesia dan pindah ke negara ini bersama kedua orang tuanya. Ia tinggal di tempat yang baru, belajar di sekolah baru, dengan lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman baru. Anak perempuan usia dua belas tahun, jujur saja, hal menarik apa yang bisa kita harapkan dari kisahnya? Bertemu dengan peri? Mendapat kekuatan ajaib? Berbicara dengan orang yang dipercaya sudah mati? Oh, jangan begitu jauh, ini bukan fantasi. Berbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya, merupakan estetika unik tersendiri yang patut disyukuri dan diambil pelajarannya. Mungkin, belahan bumi bagian barat dengan para muslim masih tidak dapat disatukan dengan begitu baik, namun, di lingkungan yang baru ini, Pallavi belajar bagaimana caranya mempertahankan keimanannya sebagai seorang muslim. Berada di masa-masa yang sulit, membuat siapapun akan memimpikan masa-masa kejayaan. Namun jika masa kejayaan Islam di abad pertengahan juga menghadapi kehancurannya, akankah dirinya merasakan masa kejayaan yang serupa? Pallavi dan teman-temannya terlahir dan bermimpi sebagai cendekiawan. Tetapi jika apa yang dibutuhkan mereka untuk menghadapi masalah antara hidup dan mati adalah dengan menjadi seorang petarung, apakah mereka masih dapat mewujudkan mimpi mereka? Berbagai kejadian yang menyenangkan tetap ada, walaupun yang pahit turut ikut serta. Dan ternyata, siapapun dapat menyelesaikan masalah dengan peran mereka sendiri. Jadi, apakah dengan masalah kali ini, para sejarawan mau mencatat nama-nama mereka sebagai orang-orang baik? Oh, ada sebuah petunjuk! Yaitu: ketika sekelompok semut kehilangan pemimpinnya, mereka hanya akan berjalan berputar-putar sampai mereka mati.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo