Coercion Of Love

Coercion Of Love

  • WpView
    Reads 486
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 6, 2018
#870 di Fiksiumum (30 Sept'18) #670 di Sastra (5 Okt'18) <•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•> ~Kreysa Drellia Kenzie, gadis yang tidak pernah merasakan sakitnya patah hati. Namun, setelah dia terjerumus kedalam Cinta yang sangat rumit, dia mulai mengenal arti 'Patah Hati'. ~Alaska Givvaro Gester, pria yang tidak pernah percaya yang namanya 'Cinta Sejati'. Dia membenci kata 'Cinta' sejak kejadian yang terjadi di masalalu-nya. Dan bagaimana jadinya, jika mereka berdua dipertemukan dan dipersatukan dengan ikatan Perjodohan, Yang berujung pada Pernikahan? Apakah perasaan diantara mereka akan tumbuh? - *Semua berawal dari Keterpaksaan*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • TULANG RUSUK [END]
  • Perfect Duda [Season 2]
  • I will meet you
  • cinta MENGAPA gengsi (Completed)
  • Senandung Azalea (Completed)
  • Our Journey To Love
  • Liquid [HunRene]
  • Damn! He's My Husband

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines