Arland

Arland

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 17, 2020
Kadang, janji adalah kebohongan termanis. Raka terus-menerus ingkar. Raka terus-menerus mengabaikan. Seorang yang berperan selaku brilian dalam permainan rasa, kini terbentur pada memori manis yang sulit terlepas. Warna kehidupannya yang semakin menyala, padam seketika oleh rasa, lara, dan duka. Rasa yang menjadi raja, mengatur segalanya. Lara sebagai tahta dan harta. Serta, duka yang serupa mahkota. Jika 6 tahun tidak cukup untuk melupakan, maka pertemuanlah yang paling dinantikan. Arland, berjanji. Copyright© Irayunisha 2019
All Rights Reserved
#772
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikigai I-II
  • RARYA [Dongeng Malam Hari]
  • KELAM
  • ANASTORY [END]
  • ARGA ✔
  • Rekal Rara [END]
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • Fourple Of Love
  • AMERTA : The Last Embrace

Teenfiction 15+ ISI CERITA MASIH LENGKAP! "Don't, don't come alone to me by yourself. Just don't." - Dirga Dirga, adalah tipikal cowok yang melihat sesuatu dengan pemikiran logis dan tidak mau disusahkan, tapi di akhir masa SMA-nya dia memutuskan bermain-main dengan sesuatu yang tidak logis dan menyusahkan yang mana itu melawan prinsipnya. 'Sesuatu' itu adalah Prisa, pelupa, sering nyasar, dan keras kepala. Dia bukan apa-apa selain jenis cewek kebanyakan yang jatuh cinta tanpa perlawanan - hanya saja dalam kasusnya, dia itu lebih menyusahkan. Tapi, dari banyaknya hal yang Dirga lalui, satu-satunya yang membuat migrain, membuat Dirga kesusahan (lagi), membuat Dirga mengejar dan mencari, membuat Dirga 'tersihir' setiap saat; itu hanyalah Prisa. Sampai Dirga sadar bahwa ini bukan lagi tentang bermain-main. 𝐊. 𝐀 𝐃𝐀𝐂𝐇𝐔𝐍𝐄 𝐈𝐤𝐢𝐠𝐚𝐢 © 𝟐𝟎𝟏𝟕

More details
WpActionLinkContent Guidelines