MUALLAF ? Why not?!

MUALLAF ? Why not?!

  • WpView
    Reads 20,234
  • WpVote
    Votes 834
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 21, 2018
WpInfo
Fanfic
EXO
Bagi sebagian kalangan, memutuskan untuk menjadi seorang mualaf tentu merupakan sesuatu yang tidak mudah. Apa lagi jika itu seorang ARTIS yang sedang naik daun. Dia menemukan seorang gadis berhijab. Mualaf merupakan orang yang baru saja memeluk agama islam. Mualaf dianggap spesial karena akhirnya ia dapat menemukan cahaya kebenaran yang hakiki, yaitu: islam. ALVA, seorang gadis cantik yang baik hati dan ramah. Siapakah dia sebenarnya??...yuk kita cari tau bersama!! Ikutin terus ya cerita kami.
All Rights Reserved
#448
exol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE TIME: When I Love You ☑
  • GuS [END]
  • Gus Dosenku (End)
  • D&C: What Is Love? || Park Chanyeol ✅
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Bright
  • Wo ai Ni, Aku Mencintai-Mu
  • ATHARLA [REVISI]
  • Aldhefara (Re upload)

"SENA!!!!!!!!!!!" Teriakan Eunkwang juga kecepatan lari Minhyuk tak mampu mengejar gadis berkerudung itu. Sangat jelas kedua bola mata mereka melihat tubuh Sena terpelanting dan berguling diatas bumper mobil hitam itu. Tepat saat tubuh kecilnya jatuh menghantam aspal, mobil itu pergi begitu saja dan mengabaikannya yang terkapar. "Sena!!!! Sena!!!" Gadis itu menggeliat diatas aspal hitam yang telah dipenuhi oleh darah segar. Kepalanya sangat pening, matanya melihat kearah langit malam yang tampak jelas. Nafasnya menderu dengan detak jantung yang melampaui batas. Bau amis darahnya menusuk hidung dengan tajam. 'Laa Ilaaa Ha Illallaah' Hanya itu kalimat yang berhasil digumamkan dengan lirih tanpa henti. Semakin lama pandangannya menjadi kabur dan buram. Dia tahu orang menghampiri. Dia tahu suara familiar yang menyerukan namanya tanpa henti. Ia tahu mereka panik bahkan dapat dirasakannya air mata yang mengenai wajah. Ingin rasanya ia tersenyum dan mengatakan semua baik-baik saja. Tapi, semua berubah saat matanya tak lagi terbuka dan tubuhnya melemas seketika. Mendapatinya yang sudah tidak sadar. Minhyuk semakin panik tak terkecuali Eunkwang. Ia tak mau kehilangan, secepat ini. Air mata keduanya menderas, mengabaikan sekeliling. Secepat apapun ambulans datang, bagi Minhyuk itu sangat lama. Sebuah pemikiran singkat muncul. Ia dengan tegas berdiri lalu mendorong tubuh Eunkwang menjauh. Dibopongnya tubuh kecil Sena yang lemas penuh cucuran darah. Ia segera mengambil ancang-ancang dan menggerakkan kakinya dengan cepat. Ia membawa lari gadis itu secepat mungkin meninggalkan lokasi juga kerumunan orang-orang. Tak ada yang dipikirkan lagi selain melihatnya tetap hidup dan baik-baik saja. "Kumohon, bertahanlah...." Happy reading guys!!!!! I hope you enjoyed 📖📖📖📖

More details
WpActionLinkContent Guidelines