Self Sabotage

Self Sabotage

  • WpView
    Reads 55,647
  • WpVote
    Votes 3,942
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2026
Menuju usia kepala tiga, Aldean lebih memilih membangun bisnisnya ketimbang membangun rumah tangga. Elle pun serupa-memilih membangun karir baru di Jakarta, daripada rumah tangga karena masih dibayangi rasa takut untuk berkomitmen. Pertemuan mereka seharusnya jadi awal yang sederhana, apalagi Aldean seorang pengusaha restoran dan Elle mantan koki Paris. Namun, ketika kesamaan justru membuka luka lama, hubungan itu berubah rumit. Elle justru semakin mahir merusaknya. Because sabotaging love is slow suicide-watching yourself bleed while pretending it's their fault. Copyright © 2025, by Marie Victoria (marieposaa)
All Rights Reserved
#696
chef
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Vow Never Meant for Us
  • Letters From Manchester
  • Touchpoints
  • Hello, KKN!
  • The Third Wheel
  • Architect's Oath
  • TERIKAT
  • Hafizah dan Pramutama Bar
  • Now We're Creating Boundaries
  • Sashi

"Sebuah janji yang tak pernah jadi milik kita." Bagaimana jika semua karakter punya cacat moral. Di antara dua hati yang sama-sama retak, siapa yang benar-benar bersalah? Tidak ada yang sepenuhnya benar atau salah, hanya orang-orang yang berusaha selamat di dunia yang kotor. Dua keluarga besar menyatukan kekuasaan melalui pernikahan yang dingin. Seorang chef yang belum selesai dengan hubungannya, hanya ingin hidup sederhana mendapati dirinya terjebak di tengah permainan politik yang penuh kebohongan. Mereka tak saling meninggalkan, hanya saling mencari pelarian. Cinta jadi soal siapa lebih dulu pulang, siapa lebih lihai berbohong. Bahkan setelah semua yang mereka lakukan, mereka masih tidur di ranjang yang sama. Ketika rahasia mulai pecah, ia harus memilih, tetap menjadi bidak atau mengguncang papan permainan itu, meski harus menghancurkan semua yang ia cintai. - »Personal opinion, "Menurut ku semua orang di sini stres sih. Bedanya ada yang stres aja dan ada yang stres banget. Yang berakal? Cuman kian."♡ -July, 2025-

More details
WpActionLinkContent Guidelines