We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Travel Sense

Travel Sense

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 13, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah dua orang remaja yang melewati perjalanan cinta yang unik #Angelina Zahra Gadis periang yang sangat gemar melukis. Dibalik semua itu, dia juga gadis rapuh dalam hal sebuah cinta yang begitu rumit. Hingga disuatu hari dipertemukan dengan sosok laki-laki sempurna yang membawanya pada sebuah cinta yang sebenernya #Trisna Widjaya Cowok yang dikenal sebagai Most Wanted SMA Cendikia yang memiliki kegemaran menggitar. Walaupun dikenal sebagai Most Wanted, dia juga memiliki sifat jenaka yang mampu membuat para kaum hawa tersipu kagum dengannya. Mungkin terlihat aneh. Tapi author ingin membuat cerita anti meanstream.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Were We Are
  • ARANAYA (END)
  • ARJUNA
  • ARION
  • Most Wanted Boy In The School (Arjuna Story)✅END √√√
  • YOU DEFINITELY CAN TAN
  • About feelings   (selesai)
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]

Follow dulu yuk... Lanjut masukin perpus😇😇 Meira cewek paling dingin di sekolahnya dengan kepribadian yang di penuhi dengan secreet, ia cewek yang males berurusan dengan orang lain kecuali kedua sahabatnya. Namun di tengah tengah kehidupannya yang damai ia bertemu dengan laki laki bernama haqi yang termasuk siswa terfavorite dengan kecerdasan dan paras tampannya, tapi ia mendapatkan julukan the most wanted karna kepribadiannya yang tak tersentuh. Siapa sangka meir dan haqi ternyata sudah saling mengenal sebelum mereka terlibat di antara konflik konflik yang membuat mereka semakin saling membenci. Tapi justru meira dekat dengan sahabatnya, Devano. Meira - hidup dalam keheningan yang dipenuhi warna. Empat tahun berlalu sejak kehilangan bagian terpenting dari hidupnya. Ia menyembuhkan diri lewat kanvas, jauh dari Indonesia, jauh dari luka. Tapi pulang ke tanah air berarti membuka pintu masa lalu-dan di baliknya, Zayyan Nabhan Haqi masih berdiri... menunggu. Dulu, cinta mereka terpisah oleh keadaan. Sekarang, cinta itu diuji oleh keraguan dan sisa luka yang belum sembuh. Bisakah dua hati yang patah kembali saling percaya, setelah terlalu lama diam? "We Were, We Are" adalah kisah tentang patah dan pulang, tentang dua jiwa yang belajar mengisi ruang yang dulu kosong, dan tentang cinta yang menunggu waktu untuk selesai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines