Path
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 22, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Menurutmu, kehidupan yang membosankan itu seperti apa? Menjalani kehidupan yang sebenarnya bukan jalan yang kita pilih. Fake. Memalsukan kehidupan kita untuk kebahagiaan orang lain. Entah berapa lama kehidupan seperti itu akan bertahan. ------------------------- Ami hanyalah seorang gadis yang -mungkin- tdk mencolok di lingkungannya. Dia terlalu memikirkan kebahagiaan orang lain, meskipun hal itu tidak secara gamblang ditunjukkan olehnya. Tapi, dia sendiri sedang berusaha untuk menjalani kehidupan yang sebenarnya tidak terlalu diinginkannya. Akhirnya, dia pun bertemu orang-orang itu. Orang-orang yang membantunya untuk menikmati kehidupan yang ia cari.
All Rights Reserved
#36
surya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You, Hope, and Memories
  • DikaRanggi
  • DIARY DEPRESIKU
  • BROKEN HEART [END]
  • Yang Pernah Patah
  • 𝐓𝐡𝐞 𝐒𝐢𝐥𝐞𝐧𝐭 𝐀𝐧𝐠𝐞𝐥 || 𝐇𝐀𝐑𝐔𝐊𝐘𝐔
  • Youth Of Lily
  • Narasi patah hati
  • Alfareez & Aziza
  • Behind The Smile (TERBIT)

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

More details
WpActionLinkContent Guidelines