Sang Penikmat Hari

Sang Penikmat Hari

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2020
"Jika semua orang terlahir berpasangan,lalu mengapa masih ada yang mati sebelum menemukan pasangannya? Karna itu semua adalah TAKDIR"
All Rights Reserved
#490
classic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • A [Completed]
  • kita berbeda (End)
  • RANDOM ONESHOT
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • Save The Date!
  • Assalamu'alaikum Cinta (Slow Update)
  • World Of Magic [1]
  • Butterfly [COMPLETED]
  • Takdir

Nazra Afida Sabira, gadis yatim piatu tidak memiliki sanak keluarga hidup menumpang pada sahabat orang tuanya. Diusianya yang baru 20 tahun, gadis bermata bulat itu menikah bukan karena keinginannya. Namun tak butuh waktu lama tanpa disadari cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Tentunya karena dia telah menerima takdirnya maka ia harus mencintai yang sudah menjadi suaminya itu. Apakah Nazra salah mencintai suaminya dari tampang? namun tentu saja tidak hanya dari fisik yang ia sukai, ia mencintai suaminya juga karena ketaatannya pada Sang Illahi. Kehidupannya seperti permukaan bumi, tidak hanya melulu mulus seperti halnya samudra, banyak gundukan-gundukan yang hampir membuatnya menyerah. "Oh Allah, apabila bertemu dengannya adalah kebetulan, namun kebetulan itu adalah TAKDIR-MU maka kuatkan lah hatiku teguhkanlah hati ini agar bisa menjalaninya tanpa menyalahi Takdirku yang telah Engkau siapkan. Izinkan aku egois oh Allah, selalu mengharapkan akhir yang bahagia untuk Takdir yang ku jalani " ~Nazra A S Jika hujan adalah kesusahan dan matahari adalah kebahagian Maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat betapa indahnya pelangi warna-warni. ~selamat membaca~

More details
WpActionLinkContent Guidelines