Caramel

Caramel

  • WpView
    Reads 282
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 29, 2018
"Lo sama kayak caramel frappuccino tau nggak? Lo udah bikin gue jatuh cinta pada pandangan pertama, sama kayak gue jatuh cinta sama caramel frappuccino ini" ------------------------------------------------------------ Dia seperti caramel frappuccino? Big No. She's not like that. Dia lebih seperti caramel mocchacino. Yang menyimpan luka dibalik keceriaannya. Yang menyimpan kepedihan dibalik tawanya. Yang menyimpan semua rasa pahit didalam kemanisannya. Gadis ceria yang seolah tak memiliki beban masalah. Gadis yang seolah menghipnotis semua orang dengan keceriaannya. Gadis ceria yang sebenarnya rapuh. Gadis yang menangis dibalik tawanya. Gadis ceria yang menutupi kenangan pahit dengan semanis mungkin. Namun usahanya untuk melupakan masa lalu gagal. Sejak bertemu dengan cowok itu, Ayesha selalu dibayangi bayang-bayang masa lalunya. Sepertinya takdir mempermainkan Ayesha. ~~~ Bagaimana Ayesha menyikapi takdir yang seolah mempermainkannya? Akankah Ayesha terbebas dari kenangan pahit masa lalunya? Akankah Ayesha menemukan kebahagiaannya sendiri? ____________________________________________________________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • Aidan & Nara (END)
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Fake Relationship [END]
  • KISAH
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Double'A Season 2
  • Aloyesha
  • Deksa 's Diary
  • About Caramel

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines