Dear Imamku (Idha Christy)

Dear Imamku (Idha Christy)

  • WpView
    Membaca 12,211
  • WpVote
    Vote 267
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadLengkap Jum, Des 21, 2018
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Assalamualaikum. Namaku Farah Kanza Azzahra. Aku harus menerima kenyataan pahit yaitu dijodohkan oleh orang tuaku dengan anak sahabatnya. Tapi nasib buruk menimpaku tak sampai disitu. Kurang dari sebulan pernikahan kami, tiba - tiba Ayah dari calon suamiku membatalkan khitbahnya. Beliau berkata bahwa Calon Suamiku sudah memiliki tambatan hati sendiri dan ia mau menikah dengan kekasihnya itu. Oh Allah. Sakit. Saat mimpi mulai terukir namun terhapus begitu saja saat bahkan belum sempat tergambar. Jangkarku telah putus saat tahu wanita yg menjadi tambatan hati calon suamiku itu ternyata Sahabatku sendiri. Sahabat yang selama ini selalu ada dan tahu semua tentang isi hatiku. Tuhan Hamba ikhlas jika dia memang bukan untuk hamba. Hamba ikhlas jika dia memang harus berjodoh dengan sahabat hamba sendiri. Meskipun sakit, aku menjadi istri yang tak pernah dicintainya. Dear Imamku. Berilah aku Syurga meski kamu tak bisa memberiku Cinta.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
istrisabar
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU
  • Takdirku Untukmu (END)
  • BUKAN PILIHAN KU
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • She's Aisyah (COMPLETED)
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • Simfoni Takdir ✔
  • Gengaman dalam Kegelapan
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku

"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan