Story cover for Kami by YuliaAya0
Kami
  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado jun 20, 2018
"Aku akan selalu menemanimu. Agar memahamimu, aku akan membaca ceritamu."

Itu kata-kata hantu yang sudah menjadi temanku selama ini. Aku masih ingat perkataannya delapan tahun yang lalu.

Karena ia, aku mulai sering menulis diary. Ia hantu pertama yang aku lihat. Tanpa aku sadari ternyata aku seorang indigo. Tetapi aku tidak bergaul dengan mereka, aku tidak dekat dengan hantu-hantu itu. Bahkan sampai sekarang, aku bisa melihat mereka, tapi aku menjaga diri untuk tidak berkomunikasi. Hubunganku dengan "yang tak terlihat" tidak seperti hubunganku dengan orang lain.

Namun, aku juga tidak terlalu akrab dengan manusia. Aku seorang penyendiri. Hubunganku dengan yang lainnya tidak dapat kupahami. Kami tidaklah dekat, tidaklah jauh juga. Aku seperti berada di balik garis pembatas. Aku memiliki teman, tapi jarang bersama mereka. Bahkan hubunganku dengan keluarga tidaklah baik. Aku jadi merasa, seperti tidak berhubungan dengan siapa-siapa, manusia ataupun hantu.

Semakin lama memikirkan ini, semakin tidak jelas yang aku pikirkan.

Satu-satunya teman dekatku, adalah dia, Hantu Penyuka Cerita, Kami.

"Nah, ayo menulis cerita lagi!"
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Kami a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
CATATAN HARIANKU de adirosadi95
17 partes Concluida
Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Cooking and Me cover
Pesan Terakhir cover
BADASS(END) cover
Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata cover
PERCAYA? [END] cover
Nuginara [END] cover
AKANDRA cover
CATATAN HARIANKU cover
MISANTHROPE cover
ROSEYANA [✓] cover

Cooking and Me

34 partes Concluida

Ketika keadaan mendesak dan hanya ada satu pilihan, mau atau tidak, kita pasti akan memilihnya. Tidak diberi pilihan sejak dia lahir hanya karena dia lahir sebagai seorang perempuan. bahkan dunia yang luas ini pun tidak mengetahui keberadaanya. Ah, tidak. Itu tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa orang yang menyadari dan menghargai keberadaannya. Meski begitu, tetap saja ada yang berani mengkhianati nya. Meski mereka pernah mengatakan, "Aku tidak akan pergi. Aku tidak akan pernah berada jauh darimu. Aku berjanji." Namun janji hanyalah sebuah rangkaian kata. Yang dengan mudahnya tertiup terbawa angin. ___________________________________________________________________ Copywrights belong to Michelle Yovita "Misyell". Semua cerita ini murni dari kepala ku Jika ada kesamaan dari segi manapun dengan cerita lain, itu hanya ketidak sengajaan. Jangan lupa vote dan comment ya kalau suka dengan cerita ini. "Saya menulis hanya untuk menghibur pembaca saya dan menuliskan imajinasi saya itu."