F R E Y A

F R E Y A

  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
Dia mencintaku begitu gigih. hingga aku pun sudah muak melihatnya hilir mudik di sekitarku selama 3 tahun terakhir. Hal yang paling kuinginkan adalah menikah dengannya memang, aku hanya ingin tahu seberapa tangguhkah ia mencintaku. Namun, saat aku sudah ingin menerima lamarannya, saat itulah ia pergi untuk selamanya dan malah 'menitipkanku' pada lelaki arogan yang bahkan tak mengenal agamaku. Freya Anindita Apa yang ada di kepala Adimas? Apa dia sudah sakit mata mencintai perempuan kuno ini? Aku tidak mengerti apa yang membuatnya jatuh cinta setengah mati pada perempuan sialan ini, perempuan sialan yang akhirnya malah ia 'titipkan' padaku. Abrar Dirgantara Mahesa
All Rights Reserved
#183
freya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bagaimana Mungkin? [COMPLETED]
  • GARASYA [END]
  • De Beste Imam
  • My possesive boyfriend
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Cinta di Seberang Jalan
  • ARGAN
  • I Love My Little Sister
  • KALINDRA
  • UNWANTED Marriage || Pernikahan Yang Tidak Diinginkan

Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 © Written by Saiyaarasaiyaara

More details
WpActionLinkContent Guidelines