Luminous Tree

Luminous Tree

  • WpView
    Reads 1,739
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 29, 2018
WpInfo
Fanfic
The Seven Deadly Sins
Menceritakan kisah seorang gadis yang menjadi sosok pahlawan di Negeri lain. Gadis itu bernama Elizabeth. Gadis itu datang kesana, Negeri yang pernah terjadi hal mengerikan-sangatlah mengerikan. Bertemulah ia dengan seekor kucing yang bernama Kat. Banyak hal tak terduga yang terjadi di Negeri itu. Seperti hewan yang dapat berbicara seperti manusia, datangnya ia melalui pohon yang aneh, ia yang dianggap sebagai pahlawan, dan banyak lagi. Dirinya menanggung beban yang sangat berat disana. Tak hanya itu, ia akan mendapatkan masalah yang lebih berat yaitu mengenai perasaan.
All Rights Reserved
#108
light
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blooming Baby
  •  Noong chay (Lalisa manoban)
  • Our Love Life (JENLISA)
  • Moonlit Floor (Kiss Me)
  • Embrace Me
  • HEROGANO

Pada kehidupan awalnya Liana merupakan gadis sebatang kara yang ditinggalkan oleh orang tuanya di depan panti asuhan. bukan kasih sayang yang sering dia dapatkan namun, kekerasan dari pengurus panti maupun temannya yang lain, membuat dia bertekad untuk keluar dari panti saat menginjak dewasa. Namun naas saat ia mencoba kabur dari panti di usianya yang berumur 17 tahun, ia malah pingsan.Keinginan untuk hidup lebih makmur malah membawanya kepada kehidupan yang suram dan bertambah suram karena sikapnya yang selalu sok jagoan Saat membuka matanya Liana berfikir dia diselamatkan oleh orang kaya dan mau menampungnya, namun ternyata dia bangun sebagai bocah kecil yang sedang diusir oleh pemilik toko karena ia menghalangi jalan sang pemilik toko. Tak terduga kehidupan kali ini membawanya kepada situasi yang aneh, namun cukup menyenangkan. "kau.... siniii" dengan wajahnya yang menggeram marah "kau boleh memanggilku ayah, kalo mau sih" wajah datarnya itu tidak bisa menyembunyikan pancaran cahaya matanya "aduuh, kau apakan lagi dia" dengan tergopoh gopoh ia jalan kearahku **** Bukan cerita terjemahan Ceritaku pribagi ***** Selamat membaca Bisa dibantu vote yaa terimakasih pstt mari kita saling menghargai karya masing-masing Enjoy it!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines