Bulan pada Senja

Bulan pada Senja

  • WpView
    LETTURE 487
  • WpVote
    Voti 54
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, giu 16, 2019
Ini cerita tentang senja yang tidak pernah sempurna dan tidak pernah cukup baik, senja yang bertanya apa tujuan keberadaannya, senja yang membenci dirinya sendiri, senja yang membenci kehidupannya, senja yang membenci semesta. Ah, ini juga tentang senja yang jatuh cinta dan memberikan sisa harapan hidupnya pada bulan, lalu dikecewakan. "Karena semesta memang selalu kejam pada mereka yang begitu ia kasihi." Beautiful cover by @peenolaa🌻
Tutti i diritti riservati
#925
depression
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Rintik Hujan
  • Diary [COMPLETED]
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • about us and him ✔️
  • Gone(✔)🔚
  • PATIENCE MY-WIFE |END|
  • Yang Terluka
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti