2618
  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 22, 2018
Karya kolabrasi dengan @just18enough Chap ganjil di sini dan genap di lapak dia ya! . . . Jika kita menerawang ulang peristiwa yang telah terjadi, pasti ada hal yang kurang dan ingin kita ubah. Namun, jika kita diberi kesempatan untuk mengulangi kembali kejadian itu, apakah kejadian di masa itu sesuai dengan apa yang kita inginkan, Apakah masa depan akan tetap sama? Kehidupan umat manusia yang mulanya aman damai tiba-tiba saja harus terusik dengan munculnya simcard aneh yang bak aerosol di udara menyebar dengan cepat di kalangan masyarakat. Setiap orang yang menerima simcard itu, mereka selalu mengalami hal yang sangat di luar nalar. Mereka memakan sesama manusia. Yah, kanibal. Harapan untuk selamat dan kembali ke dalam kehidupan masing-masing terdengar bak lagu pengantar tidur karena semuanya telah menjadi kenangan. "Jika simcard gila itu tidak tercipta, apa yang akan terjadi dengan bumi, akan semakin buruk atau semua hancur dengan semestinya?" "Tidak ada pilihan baik disini karena semua harus berakhir dengan semestinya." Dan detik itu juga, bahaya mengintai umat manusia. Kesedihan membelenggu diantara kesadaran dan setitik kewarasan yang tersisa. "Bersama mereka aku berjuang untuk orang-orang yang kucintai, setidaknya untuk masaku." "Tapi dengan ini, masa depan akan tertuliskan dengan cerita berbeda. Tapi aku yakin, dari setiap cerita itu memiliki tali penghubung yang mereka sebut dengan takdir dan nasib." . . . A scifi story by Xasleey and Chintya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHYA UNTUK MENTARI
  • 92,7 FM
  • SKALA
  • DREGAS: MY TOXIC BOYFRIEND
  • Teman Masa Kecil-ku Yang Misterius
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • ISAAC; RED FLAG
  • Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)
  • Ex or New? [REVISI]

"hidup memang hanya sekali, tapi kalau aku di beri kesempatan aku mau kamu ada di sisi aku lagi Cahya" mentari menghembuskan nafas dengan hati yang sesak "Yang lebih baik dari kamu memang banyak di luaran sana, tapi aku mau nya kamu" "Mana janji kamu untuk menemani aku sampai akhir nafas kita?" Mentari Dengan lelehan air matanya yang sudah tidak bisa di tahan, rasa sesak. "Semoga kita di pertemukan lagi ya nanti, walaupun bukan di dunia" mentari tersenyum ke arah pemandangan dari atas bukit Tempat dimana dia dan Cahya mulai berteman dan saling dekat satu sama lain *Disclaimer* "masih dalam pemulihan cerita, mohon dimengerti, karna ada beberapa chap yang masih terlalu pendek dan author berusaha untuk memperbaiki"

More details
WpActionLinkContent Guidelines