Lonely Little Angel (2022)

Lonely Little Angel (2022)

  • WpView
    Reads 3,404
  • WpVote
    Votes 580
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Second Chance
Destined Love
Social Themes
HIATUS DULU... LAGI MAU SIDANG TESIS "Kalau kamu mau naik jabatan dengan cepat, ya pacarin dia saja!" Saran setengah mengejek itu melintas dalam pikiran Arzam, saat ia harus bergegas merebut posisi yang diinginkan. Gadis penuh luka hati seperti Ika, dengan mudah percaya pada cinta palsu Arzam. Arzam juga mulai merasakan manfaat kedekatannya dengan Ika, meski dibayang-bayangi kecurigaan Gary, atasan Ika. Tapi Arzam tak menyadari kalau perlahan Ika berhasil merebut hatinya. Gadis itu membantunya memahami arti memaafkan dan arti keluarga sesungguhnya. Mereka saling belajar mengenali, memahami satu sama lain sampai rahasia Arzam terbongkar. Ika yang kembali terluka pun, tenggelam dalam kesedihan dan terpuruk. Arzam berusaha meminta maaf, tapi ia justru menemukan Ika yang jauh berbeda. Bagaimana keduanya menyelesaikan masalah di antara mereka? Apakah mereka akan kembali saling mencintai?
All Rights Reserved
#775
malaikat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • BY MY SIDE
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]
  • Sisuka Batalin
  • Hubungan Tanpa Restu
  • GAREIN [END]
  • AXELLE [END]
  • Argumentasi Dimensi [Completed]

Lila percaya bahwa cinta mirip bunga. Ia tak bisa dipaksakan untuk tumbuh. Ia butuh waktu, kehangatan, dan keberanian untuk mekar di tengah dunia yang kadang terlalu dingin. Hidup Lila selama ini sederhana, tenang, seperti angin pagi di antara deretan bunga matahari yang menghadap ke timur. Sejak kecil, ia hidup berdampingan dengan warna-warni kelopak dan wangi tanah basah. Ia merawat bunga seperti merawat dirinya sendiri-penuh kelembutan, tapi juga penuh kehati-hatian. Namun, ketenangan itu perlahan mulai retak ketika ia bertemu Arka. Arka datang seperti angin musim gugur: dingin, tak terduga, dan membawa sesuatu yang membuat dedaunan gugur satu per satu. Ia bukan pria yang datang dengan tawa lebar atau kata-kata manis. Ia hadir dengan sorot mata yang tajam, langkah yang berat, dan diam yang penuh rahasia. Lila bisa merasakannya-ada beban yang dibawa pria itu, sesuatu dari masa lalunya yang belum selesai. Pertemuan mereka terjadi begitu saja. Tanpa rencana, tanpa aba-aba. Arka sedang mencari bunga untuk seseorang yang telah tiada. Lila, seperti biasa, tengah menyusun rangkaian bunga mawar putih di toko kecil peninggalan ibunya. Tak ada yang istimewa, kecuali cara Arka menatap bunga seolah sedang berbicara pada sesuatu yang tak terlihat. Dan sejak saat itu, dunia Lila mulai berubah. Perlahan, kehadiran Arka menjadi bagian dari hari-harinya. Mereka tak banyak bicara, tapi diam mereka saling memahami. Lila menemukan kehangatan di balik dinginnya sikap Arka, dan Arka menemukan ketenangan dalam mata Lila yang jujur. Tapi cinta yang tumbuh di antara mereka bukanlah cinta yang mudah. Ia datang membawa ujian, luka lama, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu punya jawaban. Karena Arka tidak datang dengan hati yang utuh. Dan Lila bukan gadis yang bisa mencinta setengah-setengah. Mereka seperti dua bunga yang mekar di musim berbeda-saling mendekat, tapi takut layu sebelum waktunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines