Hanya Kamu

Hanya Kamu

  • WpView
    Reads 1,696
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 3, 2019
Menceritakan seorang perempuan yang begitu mencintai seorang lelaki yang tak lain adalah kakak kelasnya semasa SMA, namun cinta itu harus dia lepaskan dan lupakan karena sang lelaki jatuh cinta pada gadis lain. Waktu pun berlalu, namun rasa cinta itu masih saja melekat dalam hatinya, sampai pada suatu malam, pertemuan tak terduga diantara mereka terjadi. Lalu apakah cinta yang dimiliki gadis itu akan diterima kali ini? Atau dia harus rela melepaskan untuk yang kedua kalinya.
All Rights Reserved
#78
hanyakamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Butterfly Effect
  • Kenangan Berkisah.
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Bintang pagi🌟
  • NAYYARA
  • When The Heart Blooms
  • should we be together?
  • Cinta Terakhir Pilihan Tuhan
  • My Bestfriend Is Mine

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM

More details
WpActionLinkContent Guidelines