Story cover for UNDER THE SKY by raini224
UNDER THE SKY
  • WpView
    LECTURAS 717
  • WpVote
    Votos 109
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 717
  • WpVote
    Votos 109
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado jun 21, 2018
Masa remaja merupakan masa yang paling indah. Persahabatan menjadi hal yang paling dikenang. Tapi pada dasarnya memang sebuah pertemuan akan di ikuti dengan sebuah perpisahan. Namun point terpenting adalah bisakah kita menjaga hubungan itu tetap sama.

The Under Sky. Sebuah kelompok anak remaja perempuan. Hanya perkumpulan dari beberapa orang yang terbiasa bersama kemudian memutuskan untuk membuat sebuah hubungan lebih erat yang biasa kita sebut persahabatan. Diatas nama The Under Sky delapan orang gadis bersepakat membuat janji yang bahkan mereka tidak ketahui akan bisa di tepati atau tidak.

Sayangnya semua tidak semudah itu. Bisakah mereka bertahan atas nama The Under Sky yang mereka sendiri tidak tau seberapa kuat hubungan persahabatan itu. Sampai perpisahan menjemput, adakah yang masih bertahan?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir UNDER THE SKY a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#682reader
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Breathe cover
DENNIES cover
LANGIT JINGGA (TAMAT) cover
Tentang Kita  cover
DOPAMINE [HIATUS] cover
𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}  cover
HIDDEN I (The End) cover
Juan [REVISI] cover
R E T A K [1] ✓ cover
Permai World [COMPLETED] cover

Breathe

59 partes Concluida

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-