Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Stand By Me

Stand By Me

  • WpView
    Membaca 196
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 18, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Apa aku akan kehilangan kebahagianku untuk ke sekian kalinya? Apa aku akan kehilangan bintangku untuk kedua kalinya? Mengapa harus aku? Mengapa tidak orang lain saja? ." Tanya meira pada pantulan wajahnya dicermin meja rias miliknya. Meira meninggalkan meje riasnya, dan berjalan menuju garasi mobil. Meira memasuki mobil pribadinya dan langsung melajukan mobil hitam itu ketempat tujuan sang supir. Tiba-tiba meira menghentikan mobil di seberang jalan dan menggangkat telfon dari seseorang. "Halo, iya tente ada apa?" Tanya Meira dengan seorang di seberang sana. "Dia sudah pergi Meira. Dia sudah tertidur dengan pulas sayang." Setelah telfon itu sudah mati. Meira langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, membelah jalan surabaya yang tampak sepi. . . . . . . . Pengen tahu kelanjutannya ? Baca aja nder wkwk 😘
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#52
meira
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aderaga [ON GOING]
  • Arsyilazka
  • MEMORI [COMPLETED]☑️
  • Rieril
  • Soal Rasa 2
  • Because ILY [Completed]
  • Felicity [On Going]
  • Persona
  • Coldgirl And Badboy [Completed]
  • PESAN UNTUK RAYAN

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan