Pasir Biru

Pasir Biru

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 31, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Merajut hubungan komitmen dengan seseorang merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Firla. Jiwanya terlalu bebas untuk terikat pada seseorang ditambah tauma di masa lalu menjadikannya sulit untuk percaya dan mengikatkan diri pada laki-laki. Bukan, bukan perempuan bajing loncat yang berpindah dari satu lelaki ke lelaki lain. Bertahun-tahun kalimat "Just Let It Flow" selalu menjadi andalannya. Dia tidak membenci laki-laki, hanya selalu merasa tidak yakin bahwa dirinya pantas untuk dicintai. Ini trauma yang membuat Firla kesulitan terikat dalam komitmen. Dan tidak pernah memiliki pacar sekalipun sekian lelaki pernah mendekatinya. Namun, bagaimana bila tiba masanya Firla harus memilih untuk berkomitmen. Kini Firla memiliki tunangan!! Akankah dia bisa percaya pada tunangannya atau sekali lagi komitmen bukanlah hal yang tepat untuk Firla?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • LOVER
  • DIKANESHA
  • Destiny (Tersedia E-book)
  • Marchel And Zarra
  • I Wish....
  • Sun (You're My Medicine)
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)

Hidup Arunika berubah ketika dijodohkan dengan Aga Febrian, seorang dosen pengganti di kampusnya. Bahkan belum genap satu minggu Aga membuatnya pingsan dan di keluarkan dari kelas. Namun, penolakan dari Aga tepat sebelum kedua orang tuanya menyampaikan iktikad baik, entah kenapa Arunika merasa kecewa. Lelaki itu dengan gampangnya menyatakan masih mencintai wanita lain dan tak mau merajut asa dengannya. Arunika jelas kesal, harga dirinya sebagai seorang perempuan di patahkan. Namun, tak kelang berapa lama lelaki itu menarik perkataan dan mengatakan siap untuk melamar. Tak mau membuat Ayah kecewa, Arunika menerima dengan penuh keikhlasan. Awalnya seperti itu, tapi lambat laun dengan kerikil-kerikil yang mereka jalani membuat Arunika terpaku. Tak ada namanya di hati Aga. Hingga Arunika menyerah, dan Aga berjuang untuk mengembalikan ikrar cinta. Lantas, apakah mereka berdua bisa melewati lika-liku dalam rumah tangga atau malah memilih melepaskan dan harus terluka bersama? ••• Apakah ini yang dinamakan kebetulan, Mas? Di mana aku berusaha mencintaimu, tapi kamu mencintai wanita lain. (Di publish ulang dari akun @haffaza) Jika kalian membagikan quotes dalam cerita ini jangan lupa tag Instagram : @miftahuljannah6_

More details
WpActionLinkContent Guidelines