We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
EMPITERNAL

EMPITERNAL

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 12, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Dikala renjana menginginkan rasamu,tetapi tidak dengan senandika berbisik pada bayuku. Bukan karna lalu yang berpendar seperti kemukus di langit senja,hanya lebih seperti rinduku yang hibuk menghujami rasa. Dengan begitu aku yang selalu mendalami kita tatkala kamu yang hanya meninggalkan luka. Seberapa banyak waktu yang nila gunakan hanya untuk membuat kapal dengan setiap surat didalamnya? Tentunya itu jauh lebih sedikit dibanding dengan rasa benci aga terhadap nila. Dan juga seberapa rasa sayang nila terhadap aga. "Lo kira bagus bikin ginian?HA!? Lo tuh cuma sampah yang gabisa di daur ulang. Ga berguna. Lo pikir dengan gue cerita sama lo gue suka sama lo? Busuk" lalu dibakar semua tepat didepan matanya. Semua,tanpa sisa.
All Rights Reserved
#93
tenfict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SHADOW ( Selesai)
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Mantan Terindah
  • The Storm We Called Love
  • ONLY YOU
  • Rindu
  • LIGHT
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines