TIME (END)

TIME (END)

  • WpView
    Reads 5,912,850
  • WpVote
    Votes 251,767
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 16, 2018
Aku melangkah cukup lama dengan masa lalu yang kelam, aku sudah lelah berjalan di kegelapan dan kini apa aku harus kembali pada masa itu lagi? Bagaimana bisa? Bagaimana bisa pria yang aku cintai membuat aku terluka? Pria yang datang dengan senyum serta mata hitam yang indah kini kembali membawaku kedalam kegelapan. Dua manusia yang berhasil membuatku menjadi pemeran jahat dalam kisahku sendiri. Dua manusia yang membuatku terlihat sangat menyedihkan di dalam kisahku sendiri. Ini kisahku tapi terlihat seperti kisah mereka, kisah yang memberikan kesedihan, penghianatan, kebencian dan mungkin juga takdir. Aku Maudya Cella benar benar benci Gilang Pratama dan Anita Zarah, aku hidup hanya untuk kedua anakku. Hanya mereka alasan aku untuk bernafas sekarang, walaupun aku tidak tahu seperti apa takdir akan melukiskan kisahku di masa mendatang.
All Rights Reserved
#753
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BETWEEN US
  • Selamat Tinggal Luka (END)
  • Psikopat Digital? [End]
  • HANNA
  • Lebih Dari Apapun
  • Cita Cinta Jenna
  • Kenangan Bersama Luka
  • I Love You, Chef
  • SALAH
  • ngger adalah vandyku

Buku kedua dari My Life is My Love .. Cara telah pergi jauh dari kehidupan dua pria yang masih tak menerima kenyataan, meninggalkan kenangan yang cukup membuat kedua pria ini hampir gila. Di saat mereka ingin mulai menata hidup nya masing - masing tanpa terduga Cara datang kembali dan muncul dengan semua kejutan yang membuat mereka menganga tak percaya.. apakah rasa yang mereka miliki masih sama seperti 8 tahun yang lalu ? "Dia miliku. Dia cintaku. Hanya aku yang berhak memilikinya. Namun tidak dengan hatinya. Sekeras apapun ku luluhkan. Dia tetap tak lebur. Selama apapun kita berpisah hatinya tetap sama. Haruskah aku berpura pura untuk menjadi seorang yang buta dan tuli ? egois. Cinta memang egois tapi sampai kapan aku bisa menekan keegoisanku padanya ? sampai dia menyerah dan aku menyerah ?? satu pertanyaanku. Apa aku bisa menyerah ??"

More details
WpActionLinkContent Guidelines