BATARI 1993

BATARI 1993

  • WpView
    Reads 1,760
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 22, 2018
"Jika kamu masih pakai logika, mungkin kamu belum merasakan cinta yang sesungguhnya" - Batari, 1993 Tentang aku, dia, dan bus kota Surabaya. Kisahku adalah milikku. Surat yang diberikannya lewat guru bimbingan konseling sampai petugas kebersihan kota adalah alasan kenapa aku jatuh hati padanya. Bukan tentang aku mau apa, tapi tentang ayo kuajak ke sana. Dia berbeda dan hal itulah yang membuatku percaya bahwa logika bukanlah cinta. Dia yang mengajarkanku betapa pentingnya luka dan rindu. Katanya, tanpa hal itu, kita tidak tahu arti memiliki. Kita hanya bisa menyesal ketika sama-sama telah pergi. Dia juga bilang kalau senyumku indah. Jadi, aku harus meminimalkan senyum-senyum biar saingannya tidak bertambah. Katanya, kejadian penting itu tidak usah pakai saksi mata. Kejadian itu hanya milik siapa yang berkepentingan saja. Kalau menurutnya, cinta itu tentang memberi. Untuk masalah cinta, setiap manusia punya persepsi berbeda dalam mengartikannya. Intinya, turuti kata hati. Karena nurani tahu kemana harus pergi. Dari Batari yang menulis di tahun 2018 dan berharap tulisannya akan diterbitkan. Guna mengundang kembali sang penunggu bus kota Surabaya tahun 1993 untuk kembali hadir walau hanya dipikirannya saja. Ini adalah kisah cintaku di tahun 1993. Di mana tanggal 9 September 1993 pukul 12.20 WIB adalah hari bersejarah bagiku dan dia. Ini adalah kisah nyata dan aku juga ingin kalian ikut merasakan atmosfernya. "Dia datang, lalu pergi. Dia bisa datang lagi, ataupun menghilang sampai nanti" - Batari, 1993.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Langkah yang Indah
  • Regrets of Love
  • Our Journey To Love
  • My Diary
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Luka & Lara (Completed)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Ketaksaan Cinta ✔️

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines