Sajak Jingga

Sajak Jingga

  • WpView
    LECTURAS 83
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida vie, jun 22, 2018
Dia seorang yang dari kecilnya tak pernah menyukai keramaian, selalu mencari suasana tenang dan sangat benci keributan. Dia gadis yang terlihat dingin, tapi dia akan menjadi seorang yang begitu penuh tawa dan periang saat dia nyaman dengan sekitarnya. Dia sangat benci menjadi pusat perhatian. Dia sangat benci sendirian tapi selalu ingin sendirian. Dia punya banyak imajinasi. Dia sangat hemat berbicara, tapi itu akan berubah 180 derajat bila dia berbicara dengan orang-orang yang membuatnya nyaman. Dia bukan tidak suka bersosialisasi, tetapi dia tidak suka basa-basi. Hanya berbicara sesuatu yang ingin dia katakan dan menurutnya penting. Tapi jika dia sudah bertemu dan membicarakan topik kesukaannya, dia akan berbicara terus tanpa henti. Maka dari itu jika ingin berbicara dengannya, biasanya lawan bicara yang terlebih dahulu membuka percakapan. Dan dia juga membalas percakapan seperlunya saja. Dia tidak suka orang pencari sensasi dan perhatian. Dia seseorang yang menyukai ketenangan, suka menyendiri, tidak suka aneh saat di foto, terlihat nyaman dengan beberapa teman saja. Terkesan sedikit kaku, terkesan tidak peduli, menjawab pertanyaan dengan singkat, dan takut ke acara yang penuh orang dan lain sebagainya. Aku berbeda, tak seperti kebanyakan orang. Ini bukan pemalu atau berpenyakit, tapi aku justru sedang memperhatikan, aku senang menganalisa keadaan. Dan ya, aku seorang introvert. 🍂
Todos los derechos reservados
#101
jingga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Seindah Senja
  • I Love You √
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • My Destiny
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • Diary [COMPLETED]
  • Coretan Senja
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)

[COMPLETED] Aku menyukai langit senja. Indah, tak akan pernah bosan kumelihatnya seperti saat bersama Senja. Tapi sayang, kebersamaanku dengan Senja hanya sesaat. Layaknya langit senja kala warna jingga berganti hitamnya malam. Mungkin seperti itulah kebersamaan kami dulu. Hanya sesaat. Mungkinkah tak bermakna? Mungkin juga tak bersyarat. Lantas, masih pantaskah aku mengingat Senja dan tetap menyukai langit senja? ================================= Copyright © 2016 by Retno Galuh Kayatri Cerita ini dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta. CERITA INI HANYA PUBLISH DI AKUN WATTPAD PRIBADI SAYA. DILARANG KERAS MENYEBARLUASKAN/MEMPERBANYAK/MENGAKUI KARYA SAYA DENGAN MILIK ORANG LAIN. APABILA MENEMUKAN CERITA SERUPA, HARAP HUBUNGI SAYA KARENA SAYA TIDAK AKAN SEGAN UNTUK MENINDAK LANJUTI KE JALUR HUKUM!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido