Sweet Lies

Sweet Lies

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 22, 2018
Kebohongan. Ia begitu memuakkan. Selamanya, kebohongan tetaplah sesuatu yang buruk. Ia mengecewakan. Kebodohan yang kucintai, mempercayai semua kebohonganmu. Entah apa yang aku rasa. Entah apa yang aku pikirkan. Aku merasa sedang berada dalam kenyamanan ilusi yang memaksa. Aku, sesorang yang mengencani kebohongan. Untuk mencapai kebahagiaan. Namun, kebahagiaanku kelam. Tetap tercipta di lorong kegelapan kebohongan yang manis. Sweet Lies~ . . . Hi hi guys. Para readers yang mungkin baru liat tulisan ini. Sebenernya gue udah nulis cerita ini dengan judul yang sama. Di wattpad juga, cuma setelah beberapa waktu gue kesulitan mendapatkan inspirasi. Ditambah kesibukan gue yang nambah bikin gue jadi agak jarang nulis. Dannn sekarang semangat gue lagi berapi-api buat nulis nihh.. untuk itu gue memutuskan buat nerusin ini cerita. Karena yang kemarin agak gak enak liat tampilannya, sekarang sekalian gue mau perbaikin semuanya, jadi mulai lagi dari awal. Oke readers, cukup buat gue curhatnya. Dan sekarang coba-coba intip karya gue yaa.. hehe >_< Jangan lupa tambahin ke perpustakaan kemudian kasih bintangnya☆☆ Oke cukup~ Happy Reading♡♡ 사랑해😉😙😙
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • Duda itu milikku (Aouboom) End��✓
  • Anak DESA ✔
  • Palsu (Aouboom) End✓
  • The Last Choice
  • Cassandra✔✔
  • [bxb abo] Omegaphobic
  • MY ONLY ONE-kaisagi

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines