Titik Ternyaman ( Puisi )

Titik Ternyaman ( Puisi )

  • WpView
    LETTURE 387
  • WpVote
    Voti 25
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ago 17, 2018
Setiap langkah yang ada tak mungkin berjalan sesuai apa yang diinginkan. Semua kendali hanya Allah yang tahu. Antara aku, kamu, kita, dan kalian adalah sisi manusia sosial yang wajib tolong menolong dalam hal apapun. Sebagai insan yang bertakwa, tentulah seseorang harus menjadi suatu yang berguna dimanapun dan kapanpun. Curhatan dalam rangka menyibukkan diri kepada hal yang manfaat saya tuangkan dalam rangkaian kata bersajak. Tak perduli orang berkata apa. Asal saya mampu berkembang sesuai orang tua sudah mempercayai saya. Terimakasih kepada kalian yang telah membaca karya saya. Saya harap kalian menyukainya. Jangan lupa vote dan comment nya ya, kritik dan tanggapan dari kalian akan sangat membantu hehwe :D
Tutti i diritti riservati
#100
sukses
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Mahligai Sunyi
  • Diary hati:)
  • QUOTES TOGETHER #LSC(1)
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • PROSA
  • Rindu yang berjarak
  • Puisi Romantika Kuno
  • Indonesian Poetry

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti