Story cover for Second Love (Slow Update)  by Mrym_tnti
Second Love (Slow Update)
  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 31
  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 31
Ongoing, First published Jun 23, 2018
"Jika kamu mencintai dua orang, pilihlah yang kedua, karena jika kamu mencintai yg pertama dengan tulus, kamu tidak akan mencintai yang ke dua." 

Seorang perempuan yang bimbang memilih laki-laki yang pantas untuknya, membuat pikiran buruk dari siapapun yang belum mengenalnya dan disetiap hal yang dilakukannya selama ini berdampak tidak baik. 

Perlakuannya yang baik dan polos membuat ia menjadi merasa seperti perempuan yang tidak benar, karena harus menerima setiap pemberian dari laki-laki yang ditemuinya. Dan itu membuat pikiran negatif dari berbagai sudut pandang orang lain.

Tidak jarang ia dicap sebagai playgirl. Karena sifatnya yang menganggap jika teman laki-laki yang selama ini menemaninya tidak akan memiliki rasa. Namun pikirannya salah, banyak temannya mundur dari sisinya karena ketidak pekaan kepada teman laki-laki nya.


COVER BY : Hani Apridianti
All Rights Reserved
Sign up to add Second Love (Slow Update) to your library and receive updates
or
#114honey
Content Guidelines
You may also like
ANTAGONIS MOTHER || REVISI by kolormerahjambu
29 parts Complete
"Jadi cewek badass itu bukan pilihan, tapi keharusan-apalagi kalau hidup lo tiba-tiba jadi karakter paling sial di novel orang lain!" "Cewek tangguh itu bukan yang nggak pernah nangis, tapi yang bisa ngasuh dua anak sambil nyari suami baru dan tetap glowing di dunia fiksi!" Clara Adhiya, alias Ara, cewek SMA biasa yang hidup damai di dunia nyata. Bukan cewek cantik ala drakor, bukan juga orang kaya yang bisa beli skincare tiap minggu. Tapi soal cowok ganteng? Jiwanya selalu tergerak. Demi keturunan yang cakep, Sist. Tapi tiba-tiba... BRAKKK! Dia bangun bukan di kasurnya, tapi di dunia novel yang dulu cuma dia baca doang. Dan parahnya lagi, dia masuk ke tubuh ibu-ibu kere antagonis, punya dua anak, dan dicap nyebelin sama semua tokoh utama. "Astagfirullah... ini siapa anak-anak ini? Kok manggil gue mama? MAMA SIAPA?!" Tiba-tiba dari yang biasanya cuma nyari cowok buat konten story, sekarang dia harus: ✅ Ngasuh anak ✅ Ngurus dapur ✅ Survive dari dunia fiksi yang pengen dia ubah ending-nya ✅ Dan ya... nyari suami baru kalau sempat 😌 "Ubur-ubur ikan lele~ jadi janda itu enggak easy~ tapi gua bukan Clara kalau nggak bisa dapet cowok baru sambil masak nasi~" Kehidupan Clara berubah jadi reality show absurd: drama, komedi, air mata palsu, dan cinta sejati (semoga). Tapi meski hidup jungkir balik, Clara tetap punya satu prinsip: "Kalau hidup udah chaos, ya ditertawakan aja. Sambil skincare-an." 📛 WARNING: Tingkah Clara mengandung unsur kebodohan yang tidak layak ditiru. Kecuali kamu mau jadi janda fiktif dua anak. 😩🙏🏻 --- Kalau kamu suka cewek lucu, ngasal, penuh akal, dan bisa ngelawak sambil multitasking jadi mama, yuk ikutan masuk ke dunia chaos ini. Karena kadang, jadi tokoh antagonis itu justru paling seru 😎
You may also like
Slide 1 of 9
Paradoks Rasa cover
ANTAGONIS MOTHER || REVISI cover
Rahasia Hati cover
Rahasia Dibalik Seragam cover
kakak kelas  cover
Pilih Aku Atau Dia (END) cover
Pilih Aku Jangan Dia ! { SaTzu } cover
Jangan Disangkal Terus Nanti Jatuh Cinta (Michaeng) cover
Heart Breakers cover

Paradoks Rasa

4 parts Ongoing

Lucifer tuh tipe cowok yang kayak punya semua hal-good looking, karisma ngalir, dan gampang banget bikin orang jatuh. Tapi masalahnya, dia nggak pernah puas. Udah punya A, pengen B. Udah dapet B, ngincer C. Selalu pengen yang lebih gede, lebih keren, lebih wow. Terus muncullah Cassia. Cewek yang literally nggak ngaruh sama pesonanya. Nggak meleleh, nggak tertarik, malah santai aja. Buat Lucifer, ini jelas challenge. Dia harus "menang." Dan pas dia berhasil? Eh, malah bosen. Sampai suatu waktu, dia ngeh... Cassia beda. Dia bukan cewek random yang gampang di-play. Mulai deh Lucifer nyadar dia salah. Dia mau balik. Tapi sayangnya, Cassia udah fly away-bebas, mandiri, nggak butuh siapapun. Nggak nyari pengakuan, nggak butuh pujian. Dan Lucifer? Cuma bisa liat dari jauh, ngerasa kehilangan, sambil mikir, "Oh sh*t... ternyata ini yang namanya cinta." Cuma ya... sadar pas udah telat itu nyesek. Cassia udah di level "high value woman" yang nggak bisa dia kejar. Sementara dia? Masih stuck di toxic game yang sama. Pure sad boy vibes.