Second Love (Slow Update)

Second Love (Slow Update)

  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2020
"Jika kamu mencintai dua orang, pilihlah yang kedua, karena jika kamu mencintai yg pertama dengan tulus, kamu tidak akan mencintai yang ke dua." Seorang perempuan yang bimbang memilih laki-laki yang pantas untuknya, membuat pikiran buruk dari siapapun yang belum mengenalnya dan disetiap hal yang dilakukannya selama ini berdampak tidak baik. Perlakuannya yang baik dan polos membuat ia menjadi merasa seperti perempuan yang tidak benar, karena harus menerima setiap pemberian dari laki-laki yang ditemuinya. Dan itu membuat pikiran negatif dari berbagai sudut pandang orang lain. Tidak jarang ia dicap sebagai playgirl. Karena sifatnya yang menganggap jika teman laki-laki yang selama ini menemaninya tidak akan memiliki rasa. Namun pikirannya salah, banyak temannya mundur dari sisinya karena ketidak pekaan kepada teman laki-laki nya. COVER BY : Hani Apridianti
All Rights Reserved
#151
honey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • I will meet you
  • Heart Breakers
  • Rahasia Dibalik Seragam
  • Paradoks Rasa
  • Pilih Aku Atau Dia (END)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Jangan Disangkal Terus Nanti Jatuh Cinta (Michaeng)
  • AKU FIGURAN (END)

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines