MY ARROGANT PRINCE

MY ARROGANT PRINCE

  • WpView
    Reads 558
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 20, 2018
Semuanya berawal dari ToD dimana Lena harus menjalankan tantangan dari teman-temannya yaitu mencium bibir seseorang yang berada tepat di sebelah kamar hotel mereka. ------------------------- "Waw, bagaimana rasa bibirnya?" ucap Lisa menggoda Lena. "Diamlah bitch" ucap Lena memutuskan tidur disebelah Sarah dan mengabaikan pertanyaan Lisa. "Kau tau sepertinya pemuda tadi langsung horny karna ciumanmu" ucap Lisa lagi-lagi mencoba menggoda Lena. ------------------------- "Apa kau sangat tertarik kepadaku nona sampai sampai kau menyusulku ke sini? Apa semua perempuan tidak punya harga diri sekarang, sehingga mereka yang mengejar lelaki" ucap Fero dengan tampang songongnya. Lena mengepalkan kedua tangannya sepertinya tadi Fero tidak mendengarkan ocehan Lena sebelumnya. ------------------------ DON'T COPY MY STORY!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Billionaire Prison
  • Happiness
  • My Lecturer is My Husband
  • The Gigolo Baby
  • Sexy Paris (21+)
  • YS [1] // Maps (M)
  • Naughty Baby on My Bed
  • Hired to Love (Direkrut untuk Cinta)
  • Perder El Amor
  • Boy  Suck. •D A L L A S√

[Budayakan VOTE Sebelum Membaca] The Billionaire Prison [Love is Difficult] "Apa yang kau katakan hingga ibuku berencana untuk menikahkan kita? Kau yang menghasut dia? Kau pikir kau siapa hingga bermimpi untuk menjadi pasangan ku?" Anna terdiam sejenak. Dia tidak sepenuhnya terkejut dengan reaksi Armand atas berita ini. Tapi dirinya tersinggung akibat tuduhan yang tidak mendasar dari lelaki itu, menuduhnya menghasut Diana, apa dia tidak berpikir sebelum bicara? "Rencanaku?___ asal kau tau, aku juga tidak menginginkan ini. Kau pikir aku mau untuk tinggal bersama iblis seperti mu?" Entah keberanian dari mana, tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulutnya. Armand yang mendengar itu langsung meraih paksa wajah Anna, mencengkram pipinya dan membuat wanita itu menatap kearahnya. "Iblis? Ya, kau benar dan kupastikan kau akan ku jerumuskan ke dalam penderitaan." ucapnya lalu membuang wajah Anna dengan kasar. Nadanya penuh dengan keseriusan membuat Anna sedikit gugup. "Ku perintahkan padamu untuk jangan bermimpi untuk menjadi istriku. Tolak semua rencana itu besok dan segera keluar dari sini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines