Aksara Rasa

Aksara Rasa

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 11, 2018
WpInfo
Poetry
Aku malu hanya untuk sekedar mengungkapkan kalimat-kalimat sederhana yang terangkai begitu saja dikepalaku. Aku tidak pandai menulis sesuatu, namun karenamu aku ingin mencobanya dan mengungkapkanya melalui Aksara Rasa.
All Rights Reserved
#23
amatiran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Andai bisa
  • Enigma Sebuah Perasaan (End)
  • PROSA
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Alana (Tamat)
  • Hari-Hari Jatuh dan Patah
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Diksi Dalam Sepi
  • 10 Detik, Goodbye!

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines