Aku Sipendosa

Aku Sipendosa

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 25, 2018
Untuk janji yang terabaikan, untuk segala perkataan yang menyesakkan, untuk perbuatan yang tak terkendali, untuk semua hati yang tersakiti. Maafkan aku duhai diri. nyatanya aku belum sepenuhnya menjaga hati. Sering nya aku bersikap acuh pada hal kecil yang mungkin menambah kecintaan ku pada Rabbku.Sering kukatakan menyesal. Namun tak jarang pula ku lakukan kembali. Lagi dan Lagi Selalu ingin berhijrah namun keindahan dunia selalu menggodaku,padahal siapa yang tidak tahu bahwa dunia ini fana sedangkan akhirat itu baka. Aku tahu ini kewajiban,tak jarang aku tunda-tunda... Aku sangat tahu itu tak boleh,seringnya ku mendekati dosa itu sendiri... Sering kali menangis sebab dunia,sedangkan aku lupa menangisi Dosa ku Apalagi bersimpuh disepertiga malam... Pantaskah aku mengharap Ridhanya ? Sedangkan dosa ku selalu mengalir disetiap hembusan nafasku, dengan umur ku yang berkurang Setiap harinya... Maafkan aku Ya Robb, andai hidayah itu memang harus di cari, tuntunlah aku meski harus berangkak dan tertatih Andai hidayah itu datang dengan sendirinya, Semoga hati diketuk sedalam dalamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Jodoh Kedua (END)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • flashback~
  • Lentera Hatiku
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines