Alextimia.

Alextimia.

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 25, 2018
Orang bilang mereka adalah mahluk yang tak berperasaan, mereka bisa membunuh sesuka hati mereka hanya demi selembar kertas yg disebut uang. Tapi, Ayahku mengatakan, mereka itu adalah manusia biasa yg membutuhkan cinta kasih dari manusia lainnya Aku tidak percaya mereka memiliki perasaan apalagi rasa empati pada manusia lainnya, yang mereka inginkan hanyalah uang dan bagaimana cara agar budak seperti mereka dapat hidup untuk hari ini.. Tapi kedua matanya yang membengkak, air mata yang ia sembunyikan di balik rak-rak buku tua.. Sambil memegang sebuah belati di dekapannya, ia menangis bagai anak kecil. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, aku tidak akan pecaya untuk kedua kalinya. Tapi mahluk tak berperasaan itu, ia tak memiliki perasaan, ia tak memiliki empati, tapi kenapa...? Kenapa kau ... Menampakkan wajah pengecut itu kearahku... .. kau membuatku tak bisa memegang janjiku. _Samara
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Cruelty Stopped Ss [Dark Romance KINGDOM]
  • Arion (End)
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • BOUND (Kumpulan Cerita Pendek) ✓
  • My Secret Memory [TAMAT]
  • Narasi patah hati
  • Lotus ⚠️ End
  • Meneroka Jiwa 2

SIALAN SYLVIAN..! apakah terbunuh ditanganmu belum cukup puas untukmu..?! Maria Margaret & Sylvian Albertus Cercent Moon adalah sahabat kecilku, masa masa indah kami seketika berubah ketika Maria, sahabat serta kekasih hidupku. ia diketahui terbunuh di kamarnya. Stella yang merupakan sahabat baiknya dan satu satunya orang yang terakhir kali terlihat bersama Maria menjadi tersangka utama oleh para warga kerajaan dan keluarganya. hari mulai hari, kehidupan Stella semakin buruk karena pangeran sylvian Albertus mulai membencinya nya bahkan ia tak segan melakukan hal kotor pada stella dengan cara yang kejam. entah alasan apa sylvian melakukannya yang jelas ia mulai membenci stella setelah maria mati. "ini gak adil!" "seharusnya,, kematian adalah satu satunya kebebasan . tetapi sayangnya tidak, bahkan sebelum tuhan marah dan mengambilku. mata sylvian sama sekali tak bergerak. demi tuhan, aku akan menarik gigi taring nya dengan tanganku tepat saat ini juga. kumohon tuhan sebelum pisau itu mengenai leherku biarkan aku menyentuhnya!" tuhan seakan tak mendengarkan stella tewas dengan rambut peraknya yang berubah menjadi merah darah yang terlihat eksotis mungkin,, tuhan memiliki rencana lain sialan

More details
WpActionLinkContent Guidelines