Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Alextimia.

Alextimia.

  • WpView
    LETTURE 281
  • WpVote
    Voti 26
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, ott 25, 2018
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Orang bilang mereka adalah mahluk yang tak berperasaan, mereka bisa membunuh sesuka hati mereka hanya demi selembar kertas yg disebut uang. Tapi, Ayahku mengatakan, mereka itu adalah manusia biasa yg membutuhkan cinta kasih dari manusia lainnya Aku tidak percaya mereka memiliki perasaan apalagi rasa empati pada manusia lainnya, yang mereka inginkan hanyalah uang dan bagaimana cara agar budak seperti mereka dapat hidup untuk hari ini.. Tapi kedua matanya yang membengkak, air mata yang ia sembunyikan di balik rak-rak buku tua.. Sambil memegang sebuah belati di dekapannya, ia menangis bagai anak kecil. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, aku tidak akan pecaya untuk kedua kalinya. Tapi mahluk tak berperasaan itu, ia tak memiliki perasaan, ia tak memiliki empati, tapi kenapa...? Kenapa kau ... Menampakkan wajah pengecut itu kearahku... .. kau membuatku tak bisa memegang janjiku. _Samara
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Lotus ⚠️ End
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • BOUND (Kumpulan Cerita Pendek) ✓
  • My Secret Memory [TAMAT]
  • Meneroka Jiwa 2
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Get in the Dark  | DROPPED

"Nghhh, t-tuan apa yang anda lakukan" Remasan sensual ia rasakan di bongkahan pantat sexy miliknya. "Rosa, maafkan aku. Sepertinya aku tak bisa lagi menahan keinginan binatangku" Seraknya. Dimas tak mengerti, ia masih sangat yakin betapa dirinya mencintai sang istri. Namun di hadapkan oleh Rosa, perlahan-lahan pikirannya menjadi tidak waras. Satu hal yang ia ketahui, ini semua adalah salah. Namun bagaimanapun ia menyangkal, pada akhirnya Dimas benar-benar tak mampu menahan keinginannya lagi. **** "Benar, seperti inilah yang aku inginkan. Perlahan-lahan aku akan menghancurkan kehidupan kalian semua" lirih Rosa. Bulir-bulir air mata mengalir di mata indah tersebut ketika bayangan masa lalu kembali menghantam pikirannya. Karya original, di larang Plagiat!! Kisah ini hanya fiktif belaka!!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti