Tobias (Ongoing)

Tobias (Ongoing)

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2024
Bagaimana bila kau mempunyai kekuatan untuk melihat jodoh manusia? Bayangkan jika kamu langsung mengetahui siapa orang yang ditakdirkan untukmu? Walau kau tidak mempunyai perasaan terhadap orang itu, untuk saat ini. Apakah kamu akan berlari mencoba menjauhi takdirmu atau kau malah mendekati dan mencoba mengenalnya? Perkenalkan, sebut saja namaku Hanna. Sejak lahir aku mempunyai kemampuan visual yang cukup unik. Jika aku menatap ke dalam mata seseorang, maka di mata orang tersebut akan terpantul bayangan jodoh yang ditakdirkan untuk orang itu. Namun aku tak tahu siapa nama jodoh mereka, dimana mereka tinggal, latar belakang orang itu ataupun bagaimana cara mereka akan dipertemukan. Aku hanya bisa melihat bentuk fisik jodoh yang akan dipertemukan dengan mereka. Ya, aku hanya bisa melihat warna rambut, bentuk wajah, warna mata, bentuk hidung, tinggi dan bentuk raga dari jodoh orang yang kupandang matanya. Sekedar fisik saja tak lebih. Namun ada hal yang aku sayangkan. Aku tak bisa melihat siapa jodohku di masa depan. Aku hanya bisa melihat jodoh orang lain. Karena aku tidak bisa menatap mataku sendiri. Sayang sekali ya, padahal aku sudah coba bercermin dan menatap kedua buah bola mataku sendiri. Hanya kehampaan yang aku temui. Dan aku menyerah untuk menemukan siapa jodohku, aku pasrah karena tidak bisa mengetahui siapa dia. Sampai aku bertemu Tobias Mawardi James. Di bola mata kelabunya lah kutemukan bayangan diriku.
All Rights Reserved
#152
travelling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SURVIVING SURIA (COMPLETED)
  • MAHENDRA
  • Renata Keyla ✔
  • ADEEVA
  • Laksana [END]
  • Tokyo Travelgram [completed]
  • Memories in Moon
  • Kaulah Takdirku [Revisi]
  • My Bad Girl #BadSeries✔

"Kumau kamu lepas jilbab itu selama terikat kontrak kerja denganku! Bagaimana?" ujarnya saat aku baru memasuki rumahnya. Sebenarnya hati ini mau menolak, tapi bayangan wajah kakak di balik jeruji, membuatku mengangguk pelan. "Satu lagi, kamu tidak boleh keluar dari kamar. Selain atas perintahku. Oh ya, jangan sembarangan membuka mulut!" tambahnya lagi. Aku melirik wajah dingin itu. Menakutkan. Kalau mau membatalkannya pun, sudah terlambat. Ku hanya bisa pasrah. What doesn't kill you, makes you stronger. Lalu dia memanggil salah satu pembantu, memintanya untuk mengantarkanku ke kamar. Pembantu itu membawaku ke sebuah kamar di ujung ruangan, mempersilahkan masuk lalu menutup pintu dan menguncinya dari luar. Aku duduk di tepi ranjang, membayangkan masa lalu dan masa depan. Hidup adalah serangkaian misteri Illahi. Sebaris kalimat ini, sudah cukup untuk mewakili sekelumit kehidupanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines