Distraksi

Distraksi

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 22, 2019
Menjadi seorang guru di SMA Harapan Nusa merupakan hal terakhir yang Arin inginkan. Pasalnya, dia belum siap jika harus menjadi partner dari Pram, guru bahasa Jerman semasa dia masih menyandang status siswa di SMA tersebut. Namun, takdir berkata lain. Arin tidak bisa mengelak ketika mantan SMA nya membutuhkan seorang guru bahasa Jerman, dan orang yang pertama dihubungi pihak sekolah adalah Arin. Dengan segala kebimbangan juga pemikiran matang, akhirnya Arin menerima tawaran tersebut dengan konsekuensi, dia akan bertemu dengan Pram setiap hari. Hari-hari pertama dijalani dengan berat. Pram dengan santainya bercanda dan tertawa sedangkan Arin lebih banyak diam. Baginya, diam adalah cara terbaik untuk meredamkan hatinya dari rasa yang pernah singgah lima tahun silam. Bukan tanpa alasan Pram bersikap demikian, bukan hanya Pram yang dilanda kebimbangan saat bertemu lagi dengan Arin pertama kali. Mereka seperti berlari dan berkejaran, yang satu berlari untuk menghindar sedangkan yang lain berlari untuk mengejar, untuk meraih, dan mengutarakan segala macam alasan atas kejadian yang pernah terjadi. Masalah baru harus Arin hadapi ketika dia bertemu dengan seseorang yang juga berasal dari masa lalunya, tidak seperti Pram, dia adalah masa lalu sekaligus masa depan bagi harapan Arin. Seseorang yang sangat ingin dia raih namun terhalang oleh masa lalu pria tersebut. "Aku tau, konsekuensinya saat aku memutuskan untuk menerima kamu. Akan banyak canda dan tawa, namun akan lebih banyak tangis dan air mata. Untuk itu, aku nggak pernah sedikitpun menyesal telah mengalami hal itu." Dan pria itu hanya mampu termenung saat akhirnya Arin pergi dari hadapannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • Together with The Sundown
  • Siri
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)
  • Jodohku Bukan Perjaka
  • Inevitable Feelings
  • DeaSea
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines