Can't We Together?

Can't We Together?

  • WpView
    Bacaan 297
  • WpVote
    Undian 20
  • WpPart
    Bahagian 14
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Nov 23, 2018
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Prolog Aku begitu mencintai dirinya. Ku akui dengan sangat, aku adalah manusia terbodoh yang aku pastikan kalian akan berpendapat sama sepertiku. Bagaimana tidak? Aku memutuskan hubungan kami sepihak tanpa ada persetujuan darinya, dengan alasan aku ingin belajar. Padahal aku tau bahwa aku masih sangat mencintai dirinya. Ntah apa yang mendorong otak ku untuk bilang putus padanya, sedangkan hati ku menjerit-jerit untuk berkata tidak. Hahahaha iya. Aku tau, aku memang bodoh. Saat itu aku tidak memikirkan apakah dia juga mencintai ku dengan tulus seperti yang aku lakukan? Setelah kami berakhir, lebih dari 5 tahun aku mencoba untuk melupakannya namun nihil. Otak ku kembali terbelenggu akibat dirinya sendiri. Otak ku tak henti memikirkan dia. Sampai aku tau bahwa aku memang bodoh. Sangat sangat bodoh. Hati ku percaya bahwa dia akan kembali. Ntah kapan pun itu, aku akan selalu percaya kepada hatiku. Ya dia akan kembali. ***
Hak Cipta Terpelihara
#63
past
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Everything Between Us (ON GOING)
  • La Douleur Exquise (END)
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • When Love is Breaking
  • You Are The Reason
  • Mahligai Sunyi
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Cerita Tanpa Akhir
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Dia tidak pernah membayangkan akan terjebak di persimpangan seperti ini-terombang-ambing antara dua hati yang begitu berarti dalam hidupnya. Di satu sisi, ada sahabatnya, seorang yang telah bersamanya sejak kecil. Seseorang yang begitu mengenalnya, yang tahu segala kelemahan dan kekuatannya, mereka seperti dua jiwa yang tak terpisahkan. Namun, di sisi lainnya, ada dia-pria yang diam-diam telah mencuri hatinya. Tanpa sadar, dia telah menjadi pusat dari setiap angan dan lamunan yang selama ini ia pendam dalam diam. Seharusnya, persahabatan dan cinta tak perlu menjadi pilihan. Seharusnya, ia bisa memiliki keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Namun kenyataan tidak sesederhana itu. Kini, ia dihadapkan pada fakta pahit bahwa sahabatnya, orang yang selalu ada untuknya, juga menyimpan rasa yang sama-cinta yang tumbuh tanpa mereka sadari, dan kini mengguncang keduanya. Hatinya berperang dalam sunyi. Haruskah ia mengalah, mengubur cintanya dalam-dalam demi menjaga persahabatan yang telah bertahun-tahun terjalin? Atau, apakah ini saatnya ia memilih untuk menjadi egois, memperjuangkan cinta yang kini memanggil namanya, meski resikonya adalah kehilangan seseorang yang selalu ada di setiap langkahnya? Ini adalah kisah tentang pilihan yang berat, tentang kehilangan yang tak terhindarkan, dan tentang keberanian untuk menghadapi perasaan yang selama ini ia simpan rapat-rapat. Siapa yang akan ia pilih? Dan apakah ada pilihan yang tidak akan meninggalkan luka bagi mereka semua? "Between love and friendship, there's pain, hope, and unspoken feelings" ~ Everything Between Us ~

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi