SILENT
  • WpView
    Reads 1,869
  • WpVote
    Votes 572
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 30, 2024
"jangan lagi membuat aku berjalan di belakang mu, buatlah aku berjalan di sebelah mu". -Alya- Hanya dapat menguatkan diri sendiri yang membuat Alya masih dapat bertahan untuk berdiam-diam menyukai sahabat sedari kecil nya itu. Jika memang tidak mengutarakan itu adalah yang terbaik, aku akan berusaha. . . . Arga & Alya, mereka insan yang telah mengenal sejak kecil hingga mereka beranjak remaja dan menjadi sahabat. Tetapi seiring berjalannya waktu, tumbuh dan berkembangnya mereka yang selalu bersama membuat salah satu dari mereka jatuh cinta. Alya, dia lah yang memulai untuk jatuh cinta kepada Arga, memendam perasaan itu tidak lah mudah bagi seorang Alya. Tapi bagaimana dengan Alya, apakah dia tetap akan memendam perasaan ini? Atau akan tetap mempertahankan status mereka yang disebut sahabat?.
All Rights Reserved
#98
trending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenangan Bersama Hujan [Tamat]
  • Stupid Cupid
  • FRIENDzone (Completed)
  • MELLIFLUOUS
  • Maaf✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • PAIN
  • Just Friend, not more [COMPLETE!✔]

Amaya, seorang gadis yang tidak percaya dengan orang lain, menikmati kehidupan perkuliahan dengan biasa saja, bahkan cenderung sendirian. Dia tidak memiliki teman dekat meski hanya untuk berbincang sebentar saja. Pada semester lima, Amaya terpaksa mengambil pekerjaan paruh waktu yang ditawarkan oleh dosennya untuk menjadi pembimbing belajar Shankara--teman satu jurusannya yang memiliki kepribadian sangat berbeda dari Amaya. Semua berjalan tidak begitu lancar bagi Amaya. Namun, hal-hal yang tidak diduga semakin sering hadir setelah dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama Shankara. Amaya perlahan-lahan mengubah rutinitasnya, yang biasa dia sebut dengan "kehidupan normal tersebut". . "Kamu terlalu baik untuk saya yang masih belum pulih ini." "Karena itu, Amaya, biarkan aku menjadi obat untuk sembuhin luka kamu." . . Happy reading!! Jan lupa follow UwU 😗❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines