Semerdu Alunan Azanmu

Semerdu Alunan Azanmu

  • WpView
    Reads 4,647
  • WpVote
    Votes 338
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2024
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Untuk pertama kalinya ada hal yang mampu membuat Ariani berpaling dari objek yang sedang berada dalam bidikan kameranya, suara azan itu. Sedemikian merdukah suara sang muazin? Atau panggilan shalat itu mulai menjamah jiwa liarnya? *** Ariani lupa, kapan pastinya hubungannya dengan Papa merenggang. Mungkin sejak Papa menentang hobi fotografinya, atau sejak Papa menuntutnya untuk tampil feminin layaknya perempuan pada umumnya. Hingga suatu hari, saat sedang bertengkar hebat, Papa tidak sengaja mengungkap identitas Ariani yang ternyata hanya anak angkat. Di tengah kehancuran hatinya, Ariani melarikan diri ke Makassar untuk menenangkan diri sekaligus mengumpulkan materi untuk pameran tunggal perdananya. Di kota itulah Ariani bertemu Tegar, tukang ojek yang membuatnya bertanya-tanya. Dia masih muda, ganteng, tapi kenapa cuma jadi tukang ojek? Dia alim, rajin shalat, tapi, kok, suka nonton drakor? Belakangan Ariani baru tahu, bahwa ternyata tukang ojek itulah pelantun azan yang mampu mengalihkan dunianya. Hingga pada akhirnya, Ariani menemukan sesuatu yang paling dia butuhkan dalam hidup dari lelaki itu. Namun, ketika perasaan kagum mulai berkembang menjadi sesuatu yang lebih kompleks, ada-ada saja badainya.
All Rights Reserved
#21
fotografer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elshanum & Albirru
  • Kupinang Kau Dengan Sholawat (END)
  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • Assalamu'alaikum! Wahai Imamku!
  • Imam Dalam Tahajud (Completed)
  • Senja Bersamamu | √
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • POTRETAN UKIRAN TASBIH [Sudah Terbit]
  • KALANA
  • Arkansa

Aku ibarat tunas kelapa yang terombang-ambing di atas permukaan air laut dan kamu adalah tepian pantai yang pada akhirnya menjadi tempatku berlabuh kemudian tumbuh. *** Bagaimana jika seorang pria datang kepadamu dengan membawa komitmen yang ternyata hanya sebuah omong kosong? Itulah yang Shanum rasakan saat pertama kali Biru masuk ke dalam hidupnya, memporak-porandakan perasaannya kemudian meninggalkannya begitu saja. Iya, Biru meninggalkannya begitu saja seolah perasaan dalam dirinya begitu tidak penting. Sampai suatu hari Ibra datang ke dalam hidup Shanum menawarkan sebuah keseriusan, setelah pergolakan batin dalam dirinya akhirnya dia menerima Ibra. Tapi bagaimana jika Biru malah tidak rela dan membuat semuanya menjadi berantakan. Biru kembali ke hidup Shanum, membangun komitmen yang sebelumnya sudah sempat berantakan. Membawa Shanum pada kenyataan bahwa memang sejauh apa dia berlari, jodoh akan tetap bertemu. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines