Attack on Magic [Eren Jeager x Readers]

Attack on Magic [Eren Jeager x Readers]

  • WpView
    Reads 4,447
  • WpVote
    Votes 508
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 24, 2018
[S L O W U P D A T E] [Surname] [Name] seorang gadis cantik berumur 16 tahun dan seorang yatim piatu baru saja kembali ke kota kelahirannya, kota Maria. Dilihat dari penampilannya [Name] adalah seorang remaja biasa dengan seragam sekolahnya, rambut panjang sepinggang bersurai (h/c) dengan mata indah berwarna (e/c), ia berangkat ke sekolah memakai hoddie kesayangan yang berwarna merah muda itu. Ya, memang, jika dilihat dari luar memang seperti siswi SMA biasa. Tapi jika dilihat lebih dalam? Dari masa lalunya? Atau dari kemampuannya? Kau tak akan beranggapan begitu. WARNING : Typo dimana-mana, gaje, bahasa gak selalu baku, dll. Ya hallo! Ini cerita pertama saya, panggil aja author El-chan ya^^ semoga kalian suka sama cerita El-chan yang idenya entah dapet dari mana :v
All Rights Reserved
#36
shingekinokyojin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wilted Flower
  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • you are my first love (Levi x Reader) (END)
  • Chasing You | TAMAT ✔
  • Boku No Sensei
  • You're My Savior, My Angel.  (Levi x Reader)
  • Trouble [Yarichin Bicth Club X Reader]
  • Omae...tachi?!? || END
  • Only You [LEVI X PETRA] (end)
  • My Life ( Lookism edition )

Ia lahir di dunia yang kejam, bukan untuk bermimpi, bukan untuk berharap, hanya untuk melindungi- meski nyawa berguguran, meski darah mengalir tanpa tujuan. Berangkat dengan tekad, pulang dengan mayat. Tangis tak terdengar, jeritan hanya angin lalu. Di tanah ini, kematian tak punya arti, hanya kenangan yang tertinggal di balik abu. Namun di balik dinding yang menjebak, ada laut yang terbentang luas, ada salju yang turun lembut, ada pasir yang membakar tapak. Janji pernah diucapkan, di tengah denting pedang dan kehancuran. "Kita akan melihatnya bersama-sama." Namun takdir tak seindah harapan, ia tak seperti kembarannya- yang mengaum di tengah perang, yang membara dalam amarah. Ia hanya bayangan, sunyi, diam, mengamati. Sampai akhirnya, dunia menamparnya, dengan kenyataan yang tak bisa dielak. Namun meskipun luka menganga, meskipun tubuh terhuyung di medan laga, ia tahu... ia tidak sendirian. "TATAKAE! TATAKAE, (M/N)!" "SHINZOU WO SASAGEYO! SHINZOU WO SASAGEYO, (M/N)!" Karena bunga yang layu, bukan berarti mati. Ia hanya menunggu, waktu untuk kembali berdiri. •Ff! •Alur : 🔃🔁 •14+ •XMale reader •(M/N)/(Male Name) • Character dalam cerita bukan milik saya kecuali (M/N) • Alur cerita akan berbeda karena ini Fanfic • TIDAK ADA UNSUR 18+ ATAUPUN BL/GL

More details
WpActionLinkContent Guidelines